Tartrazina



Tartrazin (dikenal juga sebagai E102 atau FD&C Yellow 5) adalah pewarna kuning lemon sintetis yang umum digunakan sebagai pewarna makanan. Tartrazin merupakan turunan dari coal tar, yang merupakan campuran dari senyawa fenol, hidrokarbon polisiklik, dan heterosklik. Karena kelarutannya dalam air, tartrazin umum digunakan sebagai bahan pewarna minuman.[1] Absorbansi maksimal senyawa ini dalam air jatuh pada panjang gelombang 427±2 nm.[2]
Tartrazin merupakan bahan pewarna yang biasa digunakan di Afrika, Swedia, dan Indonesia. Untuk menghasilkan warna lain, tartrazin dapat dicampurkan dengan E133 Biru Brilian Brilliant Blue FCF atau E142 Hijau Green S untuk menghasilkan sejumlah variasi warna hijau. Parlemen Eropa mengizinkan penggunaan senyawa ini di negara Uni Eropa dengan Surat Keputusan Konsul (Council Directive) 94/36/EC.
Produk yang mengandung tartrazin
Makanan
Berikut adalah daftar makanan yang mungkin mengandung tartrazin. Ada tidaknya, sedikit banyaknya kandungan tartrazin tergantung pada kebijakan perusahaan manufaktur atau koki yang membuat makanan.
Minuman ringan, puding, keripik, sereal, kue, sup, saus, es krim, permen, selai, jeli, mustard, acar, yogurt, mie, dan jus.
Produk medis
Tartrazin dapat menghasilkan produk vitamin, antasida, kapsul dan obat-obat preskripsi tertentu.
Mitos
Beberapa gosip yang tersebar pada tahun 1990 menyatakan bahwa tartrazin dapat mengurangi ukuran penis. Gosip ini mungkin tersebar bersama berita bahwa tartrazin dapat menyebabkan alergi. Tidak ada bukti atau dokumentasi yang mendukung kebenaran pernyataan ini.
Sensitivitas dan intoleransi
Tartrazin dapat menyebabkan sejumlah reaksi alergi dan intoleransi bagi orang-orang yang intoleransi terhadap aspirin atau penderita asma.[3] Kasus ini cukup langka dan menurut dapat FDA, prevalensi intoleransi tartrazin di Amerika Serikat jatuh pada angka 0,12% (360 ribu dari 200 juta penduduk). Beberapa referensi lain menyebutkan bahwa penggunaan tartrazin dapat menyebabkan biduran (urtikaria) dengan prevalensi di bawah 0,01% atau 1 dari 10.000 penderita.[4] Jumlah ini cukup kecil bila dibandingkan dengan angka prevalensi penderita alergi terhadap udang, yaitu sebesar 0,6-2,8% (1 dari 50 orang).[5]
Gejala alergi tartrazine dapat timbul apabila senyawa ini terhirup (inhalasi) atau ditelan (ingesti). Reaksi alergi yang timbul berupa sesak napas, pusing, migrain, depresi, pandangan kabur, dan sulit tidur.
Referensi
- ^ "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2010-01-02. Diakses tanggal 2008-02-14.
- ^ Log In (ACS Publications)
- ^ "E102 Tartrazine, FD&C yellow No.5". UK Food Guide. Diarsipkan dari asli tanggal 2021-02-11. Diakses tanggal 2007-11-30.
- ^ "Does FD&C Yellow No. 5 cause any allergic reactions?". United States Food and Drug Administration. Diarsipkan dari asli tanggal 2007-10-09. Diakses tanggal 2007-10-20.
- ^ "Shrimp Allergy". www.food-allergens.de. Diakses tanggal 2026-03-10.
Pranala luar
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.