Tancepan

Tancepan adalah cara menampilkan adegan atau peristiwa tertentu dalam pewayangan. Cara melakukannya adalah dengan mencacak wayang pada gedebog. Melalui Tancepan, posisi boneka wayang, pola adegan, status dan peran tokoh wayang dalam lakon dapat diketahui. Teknik Tancepan ditentukan oleh ukuran wayang, status tokoh wayang, peristiwa yang diceritakan, keseimbangan posisi tokoh, dan bayangan dari wayang. Tancepan menjadi lambang Etika Jawa yaitu rukun, hormat dan selaras.[1]

Referensi

  1. ^ Sunardi, Murtana, I.N., dan Sudarsono (2019). "Konsep Dasar Pertunjukan Wayang Sinema Lakon Dewa Ruci". Seminar Nasional: Seni, Teknologi, dan Masyarakat #4. 2: 64. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.