University of Hawaiʻi at Manoa
The University of Hawaiʻi at Mānoa atau Universitas Hawaii (Kampus Manoa) merupakan perguruan tinggi berbasis riset yang didanai oleh pemerintah dan berlokasi di Manoa, Honolulu, Pulau Oahu, Hawaii. Didirikan pada tahun 1907, universitas ini merupakan kampus tertua dan terbesar dari 10 kampus dalam sistem Universitas Hawaii.[8] Kampus ini mencakup area seluas 320 hektar yang menawarkan lebih dari 200 program di tingkat sarjana, pascasarjana, dan doktoral, yang tersebar di 17 kampus.[8] Universitas Hawaii Kampus Manoa mendapatkan akreditasi R1 dalam klasifikasi universitas berdasarkan sistem Carnegie Classification of Institutions of Higher Education. R1 adalah kategori tertinggi untuk universitas yang memiliki aktivitas riset sangat tinggi, dengan kriteria meliputi jumlah dana penelitian, jumlah program doktoral, dan jumlah lulusan doktor yang dihasilkan.[9] Universitas ini termasuk dalam keempat konsorsium riset hibah utama, mencakup tanah, laut, luar angkasa, dan energi surya. Universitas Hawaiʻi di Mānoa adalah salah satu dari tiga universitas di Amerika Serikat yang berpartisipasi dalam keempat konsorsium tersebut, bersama dengan Universitas Negeri Oregon dan Pennsylvania State University.[10][11] SejarahPendirianUniversity of Hawaiʻi (Kampus Mānoa) didirikan pada tahun 1907 sebagai perguruan tinggi hibah lahan yang fokus pada pertanian dan teknik mesin, dengan tujuan untuk membentuk College of Agriculture and Mechanic Arts of the Territory of Hawaiʻi untuk mendukung pemerintah dan sistemnya.[12] Rancangan undang-undang terkait pendirian tersebut digagas oleh Senator Maui, William J. Huelani Coelho, dengan inisiatif dari legislator pribumi Hawaiʻi, seorang editor surat kabar, petisi dari bagian bank Asia-Amerika, dan presiden Universitas Cornell, ke dalam Legislatif Teritorial pada 1 Maret 1907 sebagai Act 24.[13] RUU ini disahkan menjadi undang-undang pada 25 Maret 1907 oleh Gubernur George Carter, yang secara resmi mendirikan College of Agriculture and Mechanic Arts of the Territory of Hawaiʻi di bawah Dewan Pengawas yang terdiri dari lima anggota, yang bertempat di sudut Jalan Beretania dan Victoria (sekarang merupakan tempat Honolulu Museum of Art School).[13][12] Dewan Pengawas pertama kali memilih J.E. Roadhouse dari Universitas California untuk memimpin perguruan tinggi ini pada Oktober 1907, namun sayangnya ia meninggal sebelum meninggalkan Berkeley.[13] Dengan kelas yang dijadwalkan mulai pada Februari 1908, dewan tersebut meyakinkan Willis T. Pope, wakil kepala Territorial Normal School, untuk memimpin perguruan tinggi ini selama semester pertama. Pada musim semi 1908, dewan tersebut menunjuk John W. Gilmore, profesor pertanian dari Universitas Cornell, sebagai presiden pertama universitas ini. Koneksi Cornell kemudian sangat memengaruhi perkembangan perguruan tinggi ini hingga saat ini.[13] UH Kampus Manoa resmi menjadi institusi pendidikan tinggi pada 14 September 1908, ketika mendaftarkan 5 mahasiswa baru untuk gelar sarjana sains. Willis T. Pope kemudian menjadi Kepala Pengajaran Publik di Teritorial Hawaiʻi dari 1910 hingga 1913 dan kemudian menjadi profesor botani dan hortikultura di universitas ini. Pada September 1912, universitas ini pindah ke lokasi sekarang di Lembah Mānoa, di atas lahan dengan luas sekitar 36,42 hektar yang diperoleh dari tanah sewa dan pembelian tanah. Pada saat itu, kampus ini diubah namanya menjadi College of Hawaii.[12] William Kwai Fong Yap, seorang pegawai di Bank of Hawaii, bersama dengan sekelompok warga, mengajukan petisi kepada Legislatif Teritorial Hawaiʻi enam tahun kemudian untuk status universitas. Petisi ini akhirnya mengarah pada perubahan nama lagi menjadi University of Hawaiʻi pada 30 April 1919, dengan penambahan College of Arts and Sciences serta College of Applied Science.[14][13] Pada tahun-tahun berikutnya, universitas ini berkembang sampai mencakup sekitar 121,41 hektar. Pada tahun 1931, The Territorial Normal School bergabung dengan universitas untuk menangani kampus di bidang pendidikan. [14] Abad ke-20Kampus Manoa terus berkembang selama tahun 1930 sampai dengan tahun 1940-an, sampai memiliki luas yang berkisar 162,68 hektar, termasuk peningkatan jumlah bangunan dari yang semula berjumlah 4 menjadi 17. Sebagai dampak dari penyerangan Pearl Harbor pada bulan Desember tahun 1941, kampus dinonaktifkan selama dua bulan sedangkan Korps Zeni Angkatan Darat Amerika Serikat menduduki kampus, termasuk kampus pendidikan dengan berbagai kepentingan. Program ROTC universitas ini diaktifkan untuk tugas militer, sehingga kampus tersebut berubah menyerupai sekolah militer. Ketika kelas dilanjutkan kembali pada 11 Februari 1942, sekitar setengah dari mahasiswa dan staf pengajar telah pergi untuk bergabung dalam perang atau dinas militer. Mahasiswa yang kembali ke kampus mendapati banyak kelas dibatalkan karena kekurangan tenaga pengajar. Selain itu, mereka diwajibkan membawa masker gas ke kelas, dan tempat perlindungan dari bom selalu disiagakan.[14] Setelah perang berakhir, penerimaan mahasiswa baru berkembang pesat dan bahkan sampai melebihi kapasitas yang bisa ditampung oleh fakultas. Pada tahun 1947, kampus membuka pusat perpanjangan di Hilo yang bertempat di bangunan lama Hilo Boarding School di Pulau Hawaii. Pada tahun 1951, pusat perpanjangan di Hilo berkembang menjadi Universitas Hawaii Kampus Hilo yang menjadi bagian dari sistem Universitas Hawaii,[14] sampai akhirnya hal itu diatur dalam undang-undang oleh Badan Legislatif Negara Bagian Hawaii di tahun 1970.[15] Pada tahun 1950-an, penerimaan mahasiswa berkembang sampai lebih dari 5.000 orang dan kampus mencakup beberapa fakultas, mulai dari Pascasarjana, Fakultas Pendidikan, Fakultas Teknik, Fakultas Administrasi Bisnis, Fakultas Agrikultur Tropis, dan Fakultas Seni dan Sains.[15] Ketika Hawaii mendapatkan status kenegaraan di tahun 1959, kampus ini beralih menjadi lembaga konstitusional, bukan lagi lembaga legislatif, dengan Dewan Pengawas (Board of Regents) yang bertanggung jawab atas pengawasan universitas. Jumlah pendaftar terus meningkat hingga mencapai 19.000 mahasiswa selama tahun 1960-an, dan kampus ini mulai mendapatkan pengakuan nasional dalam bidang penelitian serta pendidikan pascasarjana.[15] Referensi
|