Niklosamida
| Data klinis | |
|---|---|
| Nama dagang | Niclocide, Fenasal, Phenasal, dll[1] |
| AHFS/Drugs.com | Micromedex Detailed Consumer Information |
| Rute pemberian | Oral |
| Kode ATC | |
| Pengenal | |
| |
| Nomor CAS | |
| PubChem CID | |
| DrugBank | |
| ChemSpider | |
| UNII | |
| KEGG | |
| ChEBI | |
| ChEMBL | |
| CompTox Dashboard (EPA) | |
| ECHA InfoCard | 100.000.052 |
| Data sifat kimia dan fisik | |
| Rumus | C13H8Cl2N2O4 |
| Massa molar | 327,12 g·mol−1 |
| Model 3D (JSmol) | |
| Titik leleh | 225 hingga 230 °C (437 hingga 446 °F) |
| |
| |
| | |
Niklosamida adalah jenis obat yang diberikan kepada pasien penderita infeksi cacing pita[2] yang bekerja dengan menghambat penyerapan nutrisi oleh cacing pita, sehingga cacing tersebut kemudian mati.
Niklosamida sering diresepkan oleh dokter untuk mengobati infeksi cacing pita, terutama Diphyllobothrium latum dan Taenia saginata, yang biasanya terjadi akibat mengonsumsi daging ikan atau daging sapi mentah atau belum matang dengan telur cacing pita di dalamnya.
Jenis Obat
Niklosamid biasanya dikonsumsi dalam bentuk tablet atau kapsul dan biasanya diberikan sebagai dosis tunggal, yang kemudian diikuti dengan pemeriksaan endoskopi usus halus untuk memastikan bahwa cacing telah dihilangkan.
Obat ini bukanlah kategori obat yang dijual bebas, sehingga harus diberikan dengan resep dokter.
Manfaat
Salah satu jenis infeksi cacing pita yang dapat disembuhkan dengan obat ini adalah infeksi yang disebabkan oleh cacing pita babi serta cacing pita yang berasal dari ikan maupun sapi. Cara kerja obat ini adalah dengan membunuh cacing pita yang ada di dalam tubuh penderita dan kemudian mengeluarkannya melalui feses.
Efek Samping
Seperti semua obat, Niklosamid dapat menimbulkan efek samping, seperti sakit kepala, mual, muntah, diare, dan perut kembung. Namun, tidak semua orang yang menggunakan obat ini akan mengalami efek samping tersebut.
Setelah mengkonsumsi obat ini, beberapa penderita mengalami efek samping seperti gangguan pencernaan (sakit perut, mual, diare, dan muntah), sakit kepala, serta gatal-gatal.
Saran Penggunaan
Perlu digaris bawahi jika penggunaan obat ini hanya berfungsi untuk membasmi cacing pita. Hal ini berarti bahwa obat ini tidaklah efektif untuk membasmi larva cacing pita yang ada di dalam tubuh penderita.[3] Untuk pengobatan yang lebih maksimal, pasien dapat diberikan obat pencahar setelah meminum obat ini (minimal 2 jam setelahnya). Sedangkan untuk meminimalisir efek samping, pasien juga dapat mengkonsumsi obat anti mual sebelum mengkonsumsi obat ini.
Referensi
- ^ CID 4477 dari PubChem
- ^ "Niclosamide | Fungsi, Cara Pemakaian, Dosis, Efek Samping". SehatQ. Diakses tanggal 2019-12-12.
- ^ "5.6.3 Cacing Pita (Taenia) | PIO Nas". pionas.pom.go.id. Diarsipkan dari asli tanggal 2019-12-12. Diakses tanggal 2019-12-12.
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.