Nebula

Nebula Orion, ditangkap oleh Observatorium Paranal dalam citra inframerah.

Nebula (bahasa Latin untuk "awan" atau "kabut"[1]) adalah awan antarbintang yang terdiri dari debu, gas, dan plasma.[2] Awalnya nebula adalah nama umum yang diberikan untuk semua objek astronomi yang membentang, termasuk galaksi di luar Bima Sakti (beberapa contoh dari penggunaan lama masih bertahan; sebagai contoh, Galaksi Andromeda kadang-kadang merujuk pada Nebula

Pembentukan

Nebula terbentuk dari berbagai hal (dan jenisnya juga berbeda-beda). Kebanyakan nebula terbentuk dalam wujud nebula emisi. Nebula emisi yang berisikan gas-gas terionisasi disebut Daerah H II. Nebula seperti ini terbentuk ketika bintang yang baru saja terbentuk mengionisasi gas yang ada di sekitarnya sehingga menciptakan nebula emisi.[3][4] Contoh dari Daerah H II adalah Nebula Orion dan NGC 604.

Ada pula nebula yang terbentuk dari ledakan Supernova dan Nova. Nebula yang terbentuk dari hasil supernova disebut Sisa-sisa supernova (Supernova Remnant). Contoh dari sisa-sisa supernova adalah Nebula Kepiting. Dan nebula yang terbentuk dari hasil nova disebut Sisa-sisa nova (Nova Remnant). Contoh dari sisa-sisa nova adalah GK Persei (atau biasa dikenal sebagai Nova Persei 1901).

Nebula sering kali juga terbentuk dari bintang-bintang seperti Matahari saat mereka menuju kematiannya, yaitu tahapan Katai putih. Nebula ini biasa disebut Nebula planeter. Nebula ini terbentuk ketika bintang seperti Matahari kehabisan bahan bakar berupa. Hal itu mengakibatkan bintang akan terus membesar hingga akhirnya ia menghempaskan angin bintangnya dalam skala besar sehingga menyebabkan kehilangan massanya. Angin bintang tersebut kemudian membentuk Nebula Planeter dan bintangnya menjadi Katai Putih.

Ada struktur awan antarbintang yang terbentuk dari Jet Bintang, namun biasanya tidak berstatus Nebula, tetapi dapat dianggap sebagai nebula. Namanya Objek Herbig-haro. Objek ini terbentuk ketika sebuah jet dari bintang baru lahir menabrak materi dingin lalu membentuk nebula.

Galeri

Referensi

  1. ^ "Nebula". Etymonline (dalam bahasa American English).
  2. ^ "What Is A Nebula?". universetoday.com. Diakses tanggal September 19, 2015.
  3. ^ "HII Region - COSMOS". swin.edu.au. Diakses tanggal September 19, 2015.
  4. ^ "H II region - astronomy - Britannica.com". britannica.com. Diakses tanggal September 19, 2015.

Pranala luar


Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.