Husamuddin Meyer
| Biografi | |
|---|---|
| Kelahiran | 1968 Frankfurt am Main |
| Data pribadi | |
| Agama | Islam |
| Pendidikan | Universitas Albert Ludwig Freiburg - Studi Islam |
| Kegiatan | |
| Pekerjaan | imam, prison chaplain (en) |
Martin Husamuddin Meyer (lahir 1968[1] dengan nama Martin Meyer) adalah imam dan pemuka agama Islam asal Jerman yang berhaluan Ahlussunnah wal Jamaah.[2] Ia dikenal sebagai ulama pegiat sufisme dan pembimbing rohani Islam pertama di penjara Jerman sekaligus yang paling lama mengabdi.[2] Sejak 2008, ia telah melakukan upaya deradikalisasi di penjara Wiesbaden, Jerman.[3] Sasaran edukasi dan dakwahnya mencakup anak-anak muda Muslim pelaku kriminal dan sebagian yang lain adalah kombatan ilegal perang di Timur Tengah, seperti Suriah.[4] Meyer tiga kali dalam seminggu mengunjungi lapas.[5] Ia bertugas memimpin salat jamaah, membaca Al-Qur'an dan mengaji bersama, serta mendengarkan permasalahan yang dihadapi para narapidana muda tersebut.[2] Banyak dari mereka yang merasa khawatir akan kembali ke dunia kejahatan setelah terbebas dari penjara.[6]
Meyer juga memimpin Pusat Konsultasi Salafisme. Di Jerman, salafisme digunakan sebagai istilah umum yang merujuk pada interpretasi ekstrem terhadap Islam Sunni yang semakin populer di negara tersebut, termasuk di area Wiesbaden[7] Sebagai ulama sufi, ia merupakan mursyid (guru dalam tradisi tarekat) di Naqsyabandi Haqqani.[1]
Kehidupan awal dan pendidikan
Meyer lahir dan tumbuh dalam keluarga penganut Kristen di pedesaan Groß-Bieberau,[1] Hesse, Odenwald, bagian selatan Frankfurt.[3] Orangtuanya berprofesi sebagai kepala sekolah dan psikolog.[2] Sejak kecil, ia selalu mendapat nilai bagus di sekolah dan meminati matematika dan fisika. Meyer lulus abitur (ujian kelulusan SMA/sederajat) pada 1988 dengan nilai rata-rata 1,3 (dari skala 1 sampai 5, satu sangat baik, dan lima buruk).[1] Dia kemudian diterima di jurusan teknik mesin (maschinenbau), Universitas Teknik Darmstadt. Sambil menunggu tahun pertama perkuliahan dimulai, ia ingin berkelana ke negeri yang jauh dan berbeda budaya dengan asalnya. Ia pun memesan tiket ke Luxor, Mesir. Di sana, ia pertama kali berinteraksi dengan masyarakat lokal yang ia sebut hangat dan menjalani kehidupan yang menarik. Meyer sempat mengalami gegar budaya karena mendengar suara azan yang ia kira saat itu adalah orang yang sedang berteriak.[1]
Setelah menghabiskan beberapa waktu di Mesir, ia kembali ke Jerman dan memulai studinya. Namun, tak berselang lama, ia kembali berniat pergi ke Afrika Utara dan mengunjungi lebih banyak tempat. Berbeda dengan sebelumnya, ia kala itu memilih melakukan perjalanan darat dengan mengendarai sepeda motor dan tanpa menetapkan negara tujuan. Ia akhirnya berpelesir ke sejumlah tempat di Tunisia, Maroko, Aljazair, dan Senegal.[5] Serangkaian perjalanannya di Afrika itu membuatnya mengenal Islam dan tasawuf, sehingga ingin mempelajarinya lebih dalam.[3][5] Sepulang dari sana, ia memutuskan berhenti kuliah di teknik mesin dan mulai mendalami Kajian Islam, antropologi, dan geografi. Meyer menyelesaikan pendidikan sarjana dalam bidang Kajian Islam di Universitas Freiburg pada 1994.[1][5]
Pandangan
Meyer menyerukan pentingnya penyediaan pendidikan Islam berbahasa Jerman yang mudah diakses oleh keluarga Muslim. Ketiadaan media dan sarana pembelajaran Islam dalam bahasa Jerman, menurutnya, membuat anak-anak imigran Muslim tidak memahami prinsip-prinsip Islam yang diajarkan dalam Al-Qur'an dan Hadis sehingga mudah terpengaruh oleh paham ekstrem.[8]
Sebagai pembimbing rohani Islam di penjara, ia menghadapi kaum muda Muslim yang sedang mengalami pergolakan batin. Mereka rata-rata berasal dari keluarga imigran menengah ke bawah yang mengalami krisis identitas. Meskipun terlahir dan besar di Jerman, mereka merasa teralienasi dan tidak diterima oleh lingkungannya. Di sisi lain, para remaja tersebut sudah tak terhubung dengan budaya negara asal orang tua mereka. Hal ini diperparah dengan kondisi ekonomi keluarga mereka. Kombinasi kemiskinan dan krisis diri tersebut menyebabkan mereka mudah jatuh ke dunia kejahatan, seperti perampokan dan penjualan obat-obatan terlarang. Situasi itu lalu dimanfaatkan oleh kelompok ekstremis, salah satunya ISIS, untuk membujuk mereka agar mau terlibat dalam "hal besar" yang mampu menebus dosa, misalnya narasi menegakkan khilafah.[8]
Lihat pula
- Daoud Rosser-Owen (pengikut Naqsyabandi Haqqani di Inggris)
Daftar rujukan
- ^ a b c d e f Suratno, Suratno (2022-12-26). "Sufism and Peace: The Profile and Role of Shaykh Husamuddin in the Deradicalisation Program". Teosofia: Indonesian Journal of Islamic Mysticism (dalam bahasa Inggris). 11 (2): 203–222. doi:10.21580/tos.v11i2.17577. ISSN 2540-8186.
- ^ a b c d Pommereau, Isabelle de (2021-03-23). "To fight terrorism, a German imam makes daily trek to prison". Christian Science Monitor. ISSN 0882-7729. Diakses tanggal 2025-08-09.
- ^ a b c Muller, Natalie (2015-01-18). "German imam fights extremism in prisons – DW – 01/18/2015". dw.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-08-09.
- ^ s.r.o, Appio Digital. "Stefano Obino | DOKweb". dokweb.net (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-08-09.
- ^ a b c d Schnell, Lisa (2014-07-02). "Islamists Seek Support in German Prisons". Der Spiegel (dalam bahasa Inggris). ISSN 2195-1349. Diakses tanggal 2025-08-09.
- ^ Jürgs, Alexander (2022-04-13). "Kampf gegen Islamismus: Der Prediger im Knast". Frankfurter Allgemeine (dalam bahasa Jerman). Diakses tanggal 2025-08-09.
- ^ Bax, Daniel (2019-10-02). "Islam im Gefängnis - 'Seelsorge ist die beste Form der Prävention'". Mediendienst Integration (dalam bahasa Jerman). Diakses tanggal 2025-08-09.
- ^ a b Verfürth, Eva-Maria (2015-09-22). ""Someone who kills innocent people will not become a martyr" | D+C - Development + Cooperation". www.dandc.eu (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-08-10.
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.