Harry Azhar Azis
Harry Azhar Azis | |
|---|---|
![]() | |
| Ketua Badan Pemeriksa Keuangan ke-15 | |
| Masa jabatan 21 Oktober 2014 – 21 April 2017 | |
| Presiden | Joko Widodo |
| Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia | |
| Masa jabatan 1 Oktober 2004 – 30 September 2014 | |
| Daerah pemilihan | Kepulauan Riau |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | 25 April 1956 Kota Tanjungpinang, Riau (sekarang di Kepulauan Riau), Indonesia |
| Meninggal | 18 Desember 2021 (umur 65) Jakarta, Indonesia |
| Partai politik | Partai Golongan Karya |
| Suami/istri | Amanah Abdulkadir |
| Anak | 3 |
| Almamater | Akademi Pimpinan Perusahaan Jakarta Universitas Oregon Oklahoma State University |
| Pekerjaan | Politikus |
Harry Azhar Azis (25 April 1956 – 18 Desember 2021) adalah seorang ahli ekonomi dan politikus Indonesia.[1] Ia menjabat sebagai Ketua Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia antara 21 Oktober 2014 sampai dengan 21 April 2017. Sebelumnya ia menjabat sebagai anggota DPR RI dari Partai Golkar mewakili daerah pemilihan Kepulauan Riau. Selama jabatannya, ia menjadi Wakil Ketua Komisi XI yang membidangi urusan Keuangan, Perencanaan Pembangunan Nasional, Perbankan, Lembaga Keuangan Bukan Bank. Di samping itu, ia juga duduk di Badan Legislasi DPR RI.[2] Sebelum aktif di dunia politik, ia pernah menjadi dosen di beberapa universitas seperti Universitas Tarumanegara, UPN Veteran, dan Universitas Indonesia.[3]
Pria berdarah Minangkabau[4][5] ini menikah dengan seorang perempuan bernama Amanah Abdulkadir dan telah dikaruniai 3 orang anak, yaitu Mina Azhar, Hanifah Azhar, dan Ibrahim Azhar.
Latar belakang
Harry menempuh pendidikan dasar di SD Negeri 2 Tanjung Pinang, yang ia selesaikan tahun 1969, lalu melanjutkan ke SMP Negeri 2 Tanjungpinang dan SMP Negeri 74 Jakarta (1972). Ia kemudian menempuh pendidikan di SMAN 4 Jakarta (1974). Ia meraih gelar B.Sc. dan M.Sc. dari Akademi Pimpinan Perusahaan Jakarta (APP Jakarta) dan Sekolah Tinggi Manajemen Industri (STMI), Jakarta pada tahun 1985.
Pendidikan lanjutannya diperoleh di Amerika Serikat, dengan gelar M.A. dari Universitas Oregon pada tahun 1990, dan Ph.D. dari Oklahoma State University pada tahun 2000.[6]
Ketua BPK
Pada tanggal 21 Oktober 2014, Harry terpilih sebagai Ketua BPK melalui pemungutan suara yang dilakukan oleh sembilan anggota.[7] Harry mendapat lima suara, sedangkan pesaingnya Rizal Djalil mendapat empat suara. Sementara itu, Moermahadi Soerja Djanegara memutuskan mundur dari pemilihan ketua.[8]
Pada tahun 2010 tercatat didirikan Sheng Yue International di Panama oleh Harry Azhar Azis, mengakui sebagai direksi dari 2010 hingga 2015 setahun setelah menjabat ketua BPK.[9]
Riwayat
Karier
- Wakil Direktur CV Indonesia Express/Forex.
- Peneliti Senior PAN Asia Research (1985 – 1987)
- Peneliti Senior PAN Asia Research (1990 – 1993)
- Pembantu Dekan/Ketua STEI (1991 – 1993)
- Konsultan PT. Pertamina – BSP (2002 – 2003)
- Direktur dan Pemilik Sheng Yue Limited
- Presiden Direktur IEGOV (2003 – 2004)
Jabatan di Lembaga Pemerintahan
- Tim Ahli Bidang Ekonomi PAH II BP MPR RI (2001 – 2002)
- Anggota Komisi Konstitusi (MPR RI) (2003 – 2004)
- Wakil Ketua Komisi XI DPR RI (2009 – 2014)
- Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) 2014 – 2019
Pengalaman Organisasi
- Ketua Umum PB HMI (1983–1986)
- Sekretaris Umum BMPSI/APTISI Jakarta (1991–1995)
- Permias (1996–2000)
- Tim Ekonomi DPP Partai Golkar (2001–2004)
- Wakil Ketua Balitbang DPP Golkar (2003–2005)
Penghargaan
- Mahasiswa Teladan APP Departemen Perindustrian RI (1976)
- Youth Leader Program to USA, Washington DC (1986)
- Namanya masuk dalam Panama Paper sebagai pemilik perusahaan cangkang Sheng Yue International Limited (2016)
Bintang Mahaputera Utama (2019)[10]
Referensi
- ^ "Pimpinan Komisi 11" Diarsipkan 2012-11-05 di Wayback Machine. Sekretariat Jenderal DPR RI. Diakses 29 Januari 2014.
- ^ "Daftar Riwayat Hidup" Diarsipkan 2012-05-01 di Wayback Machine. Website Resmi Harry Azhar Azis. Diakses 29 Januari 2014
- ^ Profil Harry Azhar Azis Diarsipkan 2017-11-02 di Wayback Machine. merdeka.com
- ^ Ketua BPK Beri Kuliah Kewirausahaan di Unand Diarsipkan 2017-12-27 di Wayback Machine. antaranews.com.
- ^ Harry Azhar Azis, Ketua Sejati Diarsipkan 2017-12-28 di Wayback Machine. teropongsenayan.com.
- ^ "Dr. H. Harry Azhar Azis, MA., Wakil Ketua Komisi XI DPR RI" Diarsipkan 2014-02-01 di Wayback Machine. Haluankepri.com. Diakses 29 Januari 2014.
- ^ "Artikel:"Harry Azhar Terpilih jadi Ketua BPK" di Kompas.com". Diarsipkan dari asli tanggal 2015-08-05. Diakses tanggal 2014-10-21.
- ^ "Artikel:"Jadi Ketua BPK, Ini Prioritas Harry Azhar Azis" di Tempo.co". Diarsipkan dari asli tanggal 2014-12-14. Diakses tanggal 2014-10-21.
- ^ Lumbanrau, Raja Eben. "Mahkamah Etik BPK Didesak Umumkan Putusan Harry Azhar". CNN Indonesia. Diarsipkan dari asli tanggal 2020-11-05. Diakses tanggal 2022-08-07.
- ^ "Presiden Jokowi Anugerahkan Tanda Kehormatan bagi 29 Tokoh". Presiden RI. 2019-08-15. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-02-08. Diakses tanggal 2021-11-29.
| Jabatan pemerintahan | ||
|---|---|---|
| Didahului oleh: Rizal Djalil |
Ketua Badan Pemeriksa Keuangan 2014–2017 |
Diteruskan oleh: Moermahadi Soerja Djanegara |
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.




