Fahisyah
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (April 2025) |
| Bagian dari seri bertopik Islam |
| Ushul fikih |
|---|
| Portal Islam • Proyek Artikel Islam |
Fahsha atau fahsh/Fuhsh (bahasa Arab: فُحْش, الفاحشة, فاحشة) adalah kata dalam bahasa Arab yang umumnya berarti perilaku keji dan ketidaksenonohan.[1]
Terminologi
Menurut para ulama Islam, terdapat dua pendapat mengenai makna dari fahsha:
- Pertama, fahsha berarti perzinahan dan hubungan seksual di luar nikah (zina sebagai Fahsha Mubin),[2] sebagaimana dinyatakan dalam Al-Qur'an:
Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji (fahsha) dan suatu jalan yang buruk.
— Surah Al-Isra (17:32)
- Pendapat kedua menyatakan bahwa fahsha adalah segala perbuatan buruk yang pantas diberi hukuman seperti dirajam, dibunuh, dipotong tangan, dan sebagainya.
Dosa-dosa besar yang termasuk dalam kategori fahsha sangat banyak. Hukum Islam menganggap dosa besar sebagai perbuatan yang telah diperingatkan dalam agama agar dijauhi, atau yang disertai ancaman hukuman berat, atau yang ditetapkan adanya hukuman hadd terhadapnya. Contoh dosa besar antara lain: tidak percaya kepada Allah (Tuhan dalam Islam) setelah sebelumnya beriman, membunuh jiwa yang tidak bersalah, bertransaksi dengan riba (bunga), memperlakukan orang tua dengan kasar, zina, memberi kesaksian palsu, dan lain-lain.
Hadis
"Apabila fahisha (perilaku seksual menyimpang/kecabulan/zina) tersebar secara terbuka di suatu bangsa, maka akan muncul penyakit dalam bentuk wabah. Selain itu, muncul pula penyakit-penyakit yang sebelumnya belum pernah dikenal manusia."
Cara menghindari fahisha
Al-Qur'an menyatakan bahwa shalat dapat mencegah fahsha dan perbuatan terlarang.[4] Dalam Al-Qur'an disebutkan:
(Wahai Rasul!) Bacalah kitab yang telah diwahyukan kepadamu dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari perbuatan keji (fahsha) dan munkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah adalah lebih besar (keutamaannya). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan. (Surah Al-Ankabut: Ayat 45)
Referensi
- ^ Ali, Maulana Muhammad (2015). Holy Quran (dalam bahasa Inggris). Ahmadiyya Anjuman Ishaat Islam Lahore USA. ISBN 9781934271148. Diakses tanggal 3 August 2019.
- ^ Khaled Abou El Fadl (2006). The Search for Beauty in Islam: A Conference of the Books (dalam bahasa Inggris). Rowman & Littlefield. hlm. 110–115. ISBN 9780742550940. Diakses tanggal 10 December 2018.
- ^ Ebrahimi, Mansoureh; Aydemir, Uygar (12 May 2022). A Global Pandemic: Ripple Effect of COVID-19 (dalam bahasa Inggris). Universiti Malaysia Sabah Press. hlm. 60. ISBN 978-967-2738-15-2. Diakses tanggal 9 July 2023.
- ^ Yılmaz, Hakkı. WHAT IS SALAH? (dalam bahasa Inggris). Hakkı Yılmaz. hlm. 40, 41. Diakses tanggal 9 July 2023.
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.