IntervensiIntervensi adalah bentuk tindakan yang kerap terjadi dalam hubungan tertentu. Seringkali intervensi adalah langkah yang dimaksudkan untuk membuat keadaan menjadi lebih baik. Tetapi, bisa juga intervensi dimaksudkan pada tujuan yang negatif. Intervensi juga istilah yang berkaitan dengan urusan politik, ekonomi, sosial, dan budaya dalam politik, intervensi adalah langkah yang digunakan untuk mencampuri urusan negara. Intervensi adalah istilah yang akrab dalam hubungan internasional. Selain itu, intervensi ialah istilah yang juga digunakan dalam berbagai bidang. Ini seperti ekonomi, militer, hukum, kesehatan, hingga psikologis. Intervensi adalah istilah yang sering disebut dengan campur tangan atau ikut campur,[1] Menurut KBBI, intervensi adalah campur tangan dalam perselisihan antara dua pihak. Aksi ini bisa terjadi pada orang, golongan, negara, dan sebagainya. Intervensi berasal dari bahasa Latin intervenire, yang berarti "untuk hadir di antara atau menyela". Menurut Cambridge Dictonary, intervensi adalah tindakan dengan sengaja terlibat dalam situasi yang sulit, untuk memperbaikinya atau mencegahnya menjadi lebih buruk. Menurut Merriam Webster, intervensi adalah tindakan masuk ke dalam hasil atau arah terutama dari suatu kondisi atau proses untuk mencegah bahaya atau meningkatkan fungsi. Intervensi suatu tindakan memasukkan satu hal di antara yang lain, seperti orang yang mencoba membantu. Seringkali intervensi dimaksudkan untuk membuat keadaan menjadi lebih baik. Tetapi, bisa juga intervensi dianggap tindakan yang merugikan.[2] Tujuan intervensiTurut campurnya pihak lain atau intervensi terhadap suatu masalah yang bukan masalahnya bertujuan untuk membantu permasalahan pihak tersebut agar dapat selesai. Namun intervensi juga dapat bertujuan untuk mendapatkan keuntungan dari permasalahan orang lain.[3] Dampak intervensiIntervensi tentang negara dapat berdampak positif (baik) ataupun berdampak negatif (buruk) sesuai dengan tujuan dilakukannya, sebagai berikut:
Pengertian Intervensi menurut ahli
Intervensi adalah suatu bentuk propaganda atau kegiatan lainya yang dilakukan oleh suatu negara dengan tujuan untuk mendorong terjadinya revolusi atau perang saudara di negara lain.
Intervensi adalah tindakan turut campurnya sebuah negara secara diktator terhadap negara lain yang tujuannya adalah untuk menjaga atau pun mengubah kondisi aktual tertentu.
Intervensi adalah campur tangan sebuah negara secara diktator terhadap urusan dalam negeri negara lain dengan tujuan utama untuk memelihara atau pun untuk mengubah kondisi, situasi, atau pun barang yang ada di negara tersebut.
Intervensi adalah suatu campur tangan negara asing yang sifatnya menekan dengan alat kekerasan atau dengan ancaman melakukan kekerasan, apabila keinginannya tidak terpenuhi.[5]
Intervensi individual merupakan kegiatan psikoterapi yang melibatkan seorang ahli terapi yang menjadi penolong bagi kliennya yang mengalami masalah, tingkah laku, penghasut, kualitas hidup dan lain sebagainya.[6] Lihat pula
Referensi
|