Separatisme
Artikel ini membutuhkan rujukan tambahan agar kualitasnya dapat dipastikan. (Maret 2020) |
Artikel ini mungkin mengandung riset asli. |
Separatisme politis adalah suatu gerakan untuk mendapatkan kedaulatan dan memisahkan suatu wilayah atau kelompok manusia (biasanya kelompok dengan kesadaran nasional yang tajam) dari satu sama lain (atau suatu negara lain). Istilah ini biasanya tidak diterima para kelompok separatis sendiri karena mereka menganggapnya kasar, dan memilih istilah yang lebih netral seperti determinasi diri.
Gerakan separatis sering merupakan gerakan yang politis dan damai. Telah ada gerakan separatis yang damai di Quebec, Kanada selama tiga puluh tahun terakhir, dan gerakan yang damai juga terjadi semasa perpecahan Cekoslowakia dan Uni Soviet. Singapura juga lepas dari Federasi Malaysia dengan damai.
Separatisme juga sering merupakan tindak balas yang kasar dan brutal terhadap suatu pengambilalihan militer yang terjadi dahulu. Di seluruh dunia banyak kelompok teroris menyatakan bahwa separatisme adalah satu-satunya cara untuk meraih tujuan mereka mencapai kemerdekaan. Ini termasuk kelompok Basque ETA di Prancis dan Spanyol, separatis Sikh di India pada 1980-an, IRA di Irlandia pada masa pergantian abad dan Front de Libération du Québec pada 1960-an. Kampanye gerilya seperti ini juga bisa menyebabkan perang saudara seperti yang terjadi di Chechnya.[1]
Motivasi untuk separatisme
Gerakan separatis biasanya berbasis nasionalisme atau kekuatan religius. Selain itu, separatisme juga bisa terjadi karena perasaan kurangnya kekuatan politis dan ekonomi suatu kelompok.
Daerah Basque di Spanyol, yang belum merdeka selama berabad-abad lamanya, mengembangkan kelompok separatis yang kasar sebagai reaksi terhadap aksi penindasan yang kasar oleh rezim Francisco Franco. Hal yang sama terjadi di Ethiopia di mana para pemberontak Eritrea lebih marah terhadap despotisme dan korupsi daripada sebuah negara Eritrea yang tidak mempunyai sejarah yang panjang.
Negara-negara yang telah pecah belum lama ini karena gerakan separatis
- Cekoslowakia — menjadi Ceko dan Slowakia
- Namibia — pemisahan dari Afrika Selatan
- Eritrea — pemisahan dari Ethiopia
- Timor Leste — pemisahan dari Indonesia
- Singapura — pemisahan dari Malaysia
- Pakistan — pemisahan dari India
- Bangladesh — pemisahan dari Pakistan
- Yugoslavia — menjadi Bosnia-Herzegovina, Kroasia, Makedonia, Slovenia, Serbia, Montenegro, dan Kosovo
- Uni Soviet — menjadi Armenia, Azerbaijan, Belarus, Estonia, Georgia, Kazakhstan, Kirgizstan, Latvia, Lithuania, Moldova, Rusia, Tajikistan, Turkmenistan, Ukraina, dan Uzbekistan
- Sudan Selatan — pemisahan dari Sudan
- Somaliland — pemisahan dari Somalia
- Norwegia — pemisahan dari Swedia
- Belgia — pemisahan dari Kerajaan Bersatu Belanda
- Montenegro — pemisahan dari Serbia
- Kosovo — pemisahan dari Serbia
- Transnistria — pemisahan dari Moldova
Daerah kekuasaan yang telah memproklamasikan kemerdekaan namun tidak dikenal oleh dunia sebagai negara merdeka
- Abkhazia
- Chechnya
- Nagorno-Karabakh
- Puntland
- Somaliland
- Ossetia Selatan
- Transnistria
- Taiwan
- Siprus Utara
Negara-negara dengan gerakan separatis
- Afrika Selatan — daerah Zulu
- Amerika Serikat — Alaska, Hawaii dan Puerto Riko
- Angola — Cabinda
- Belgia — Flandria, Walonia
- Bosnia-Herzegovina — bangsa Serbia, Kroasia dan Bosnia
- Britania Raya — Irlandia Utara (IRA, Sinn Féin, Partai Buruh dan Sosial Demokratik), Skotlandia, Wales, dan Cornwall
- China — Taiwan, Mongolia Dalam, Tibet, Xinjiang (Gerakan Muslim Turkistan Timur)
- Filipina — separatis Muslim di selatan (Moro)
- India — Kashmir, Sikh, Bodoland, Assam (atau "Asom") dan Nagaland
- Indonesia — Papua bagian barat (Organisasi Papua Merdeka)
- Irak — Kurdi dan ISIS
- Iran — Kurdi (Partai Demokrat Kurdistan), Arab (Khuzestan) dan Baloch
- Italia — Padania, (Lega Nord), Tyrol Selatan, Sisilia
- Jepang — Ryukyu
- Jerman — Bavaria, Separatisme Alemannik
- Kanada — Quebec, Kanada bagian Barat
- Republik Demokratik Kongo - daerah Katanga
- Nigeria — Biafra
- Maroko — front Polisario di Sahara Barat
- Malaysia — Sabah dan Sarawak
- Myanmar — suku Karen dan Kachin
- Mali — Azawad
- Pakistan — Kashmir
- Palestina —Israel
- Prancis — Corsica, Brittany, dan Savoy
- Rusia — Chechnya
- Serbia — Kosovo (Tentara Pembebasan Kosovo)
- Senegal — Casamance
- Somalia — Somaliland dan Puntland
- Spanyol — Basque (daerah ETA), Catalonia (Esquerra Republicana de Catalunya), dan Galicia
- Sri Lanka — Tamil (Macan Tamil)
- Sudan — daerah selatan yang penduduknya kebanyakan pemeluk animisme dan Kristen
- St. Kitts dan Nevis — Nevis
- Suriah — Kurdi, Al-Qaeda, ISIS,Assyria, Rojava (Pasukan Demokratik Suriah dan Dewan Demokratik Suriah), dan Druze (Dewan Administratif Jabal Bashan dan Garda Nasional)
- Thailand — Pattani, Isan, dan Thailand Utara
- Turki — Kurdi
Referensi
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.