Selendang

Seorang perempuan Jawa mengunakan selendang untuk menggendong bayi

Selendang adalah pakaian tradisional Indonesia yang berbentuk kain panjang. Selendang biasanya digunakan oleh perempuan. Sebagian besar selendang bermotif batik, hampir setiap daerah memiliki motif tersendiri. Selendang biasanya disimpangkan, terkadang digunakan untuk melindungi kepala dari panas, atau digunakan untuk menggendong. Padanan Selendang adalah kain yang multifungsi, kain untuk tutup bagian bawah tubuh, juga untuk gendong anak, ayunan, untuk bawa barang, bawa gembolan. Selendang juga menjadi bagian tak terpisahkan dalam upacara perkawinan, kehamilan, atau upacara kelahiran dan kematian dan tari tradisional.[1]

Selendang untuk gendongan bayi

Selendang sudah lama menjadi favorit para orang tua memiliki bayi untuk menggendong bayi. Walaupun kainnya tergolong tipis tetapi kuat dan terasa sejuk ketika dikenakan. Kain selendang biasanya mempunyai panjang sekitar 2 meter dan lebar 1 meter. Selendang diikat bawah lengan sebagai tempat tidur gantung.

Dengan beberapa latihan, bayi dapat dimasukkan ke selendang tersebut. Karena bayi dalam selendang dekat dengan ibu dipakai, menghasilkan lebih prolaktin, hormon yang mengatur produksi susu. Saat bayi ingin menyusui menggunakan selendang lebih memudahkan ibu. Bahkan menurut seorang arkeolog Timothy Taylor, menggunakan selendang selama masa pra-sejarah mendorong pertumbuhan otak manusia.[2]

Keuntungan menggunakan selendang

  • Membuat bayi merasa aman dan nyaman melalui kontak tubuh ( Structural Modeling ). Bayi bahagia dan sedikit menangis. Hal ini sejalan dengan studi yang dilakukan oleh Urs A. Hunziker di Rumah Sakit Anak Universitas Zurich, setelah lahir bayi lebih sedikit menangis daripada bayi yang tidak menggunakan selendang.[3]
  • Anak itu tidak selalu di tengah, tetapi masih bisa aktif mengalami semua kegiatan keluarga.
  • Mobilitas yang lebih baik daripada menggunakan kereta dorong, Anda melalui anak tangga, angkutan umum dll).
  • Selendang membuat kontak fisik langsung dengan bayi sehingga mengatur suhu bayi. Bila bayi demam mungkin akan sedikit berkurang.
  • Membantu penguatan otot inti. Banyak orang tua melaporkan bahwa nyeri punggung berkurang. Efek menggendong juga membantu untuk menurunkan berat badan setelah kehamilan.

Kekurangan

  • Memerlukan sedikit latihan dan cara tersendiri untuk menggendong bayi dengan benar.[4]
  • Menurut sebagian orang tampilan selendang terkesan kuno, sehingga sebagian ibu di kota besar ada yang memilih menggunakan gendongan bayi modern.

Catatan Kaki

  1. ^ "Tentang Selendang". 9 March 2014. Diarsipkan dari asli tanggal 2013-03-18. Diakses tanggal 2014-03-09.
  2. ^ "Prehistoric baby sling made our brains bigger". independent.co.uk.
  3. ^ http://pediatrics.aappublications.org/content/77/5/641.abstract
  4. ^ "Cara Gendong Bayi dengan Benar". 9 March 2014.

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.