Rotan beula
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (November 2025) |
| Rotan beula | |
|---|---|
| Klasifikasi ilmiah | |
| Kerajaan: | |
| Filum: | |
| Kelas: | |
| Famili: | |
| Genus: | Ceratolobus
|
| Spesies: | C. glaucescens
|
| Nama binomial | |
| Ceratolobus glaucescens Blume
| |
Rotan beula (nama ilmiah: Ceratolobus glaucescens Blume) adalah spesies tumbuhan berbunga endemik Indonesia yang termasuk dalam suku palem-paleman.
Desksripsi
Rotan beula merupakan tumbuhan berumah dua (dioecious) dengan individu jantan dan betina berada pada individu berbeda. Sifat dioecious ini menjadikan kedua individu betina dan jantan perlu terletak berdekatan untuk mempermudah penyerbukan dan fertilisasi.[1]
Rotan beula (C. glaucescens) memiliki karakteristik tumbuh berkelompok, dengan batang memanjat berduri hingga setinggi 6 meter. Daun rotan ini panjang dengan sulur berduri (cirrus), berbentuk "ekor ikan" di tiap sisi tulang daun. Bagian atas daun rotan berwarna hijau tua pekat. Daun muda rotan menunjukkan semburat merah muda.[2]
Struktur perbungaan rotan beula tertutup oleh satu braktea, dengan hanya beberapa celah sempit yang memungkinkan serangga penyerbuk masuk ke dalam. Tanaman ini menghasilkan aroma tajam yang menarik berbagai jenis serangga penyerbuk, termasuk kumbang kecil (Staphylinidae), semut, dan Lepidoptera.[3] Selain menjadi penyerbuk, semut juga melindungi buah yang tumbuh dengan sarangnya. Buah tanaman ini berbentuk lonjong kecil, dilapisi sisik cokelat yang melengkung ke luar, dan bijinya memiliki kulit luar berdaging manis.[2]
Penyebaran dan habitat
Tumbuhan rotan beula (C. glaucescens) awalnya ditemukan di semak belukar hutan hujan pesisir yang kini telah rusak parah, didominasi oleh semak dan tanaman merambat.[2] Persebaran rotan ini terbatas di daerah Pulau Jawa, Indonesia. Tumbuhan ini tercatat keberadaannya di Taman Wisata Alam Sukawayana, Palabuhan Ratu, Jawa Barat.[1][2]
Jenis tumbuhan ini ditemukan menghuni habitat hutan dataran rendah dengan ketinggian kurang dari 700 mdpl. Rotan beula cenderung tumbuh tumbuh pada tanah datar walaupun sempit. Rotan beula tumbuh optimal pada dataran rendah Khatulistiwa yang umumnya memiliki rentang suhu sedang 25° - 30 °C dan pH tanah yang netral pada kisaran 6,5 - 6,8.[1]
Kegunaan
Rotan beula tidak digunakan sebagai bahan perabotan seperti rotan lainnya melainkan digunakan sebagai tanaman hias dengan penampilannya yang ramping dengan anak daun yang berbentuk dan berwarna khusus.[2]
Budidaya
Rotan beula yang dibudidayakan dari biji umumnya akan berbunga setelah dua tahun. Budidaya spesies ini dimulai dari Kebun Raya Bogor. Kemudian, benihnya pernah disebarkan ke beberapa kebun botani serta komunitas Palm Society sebagai bentuk budidaya dan pelestariannya.[2]
Status konservasi
Populasi rotan beula yang telah teridentifikasi sangat terbatas. Populasi yang rendah ini berkaitan dengan proporsi jantan dan betina yang seimbang serta degradasi habitat yang terancam oleh kebakaran, vandalisme, dan eksploitasi untuk industri kehutanan, meskipun wilayah tersebut secara resmi dilindungi sebagai cagar alam.[2] Oleh karenanya, rotan beula dikelompokkan sebagai salah satu tumbuhan langka yang dilindungi dalam Peraturan Pemerintah Nomor 7 tahun 1999 tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa.[1]
Referensi
- ^ a b c d Hermawan, Rudi; Hikmat, Agus; Kartono, Agus P. (2012). "Analisis Faktor Ekologi Tumbuhan Langka Rotan Beula Ceratolobus Glaucescens Blume di Cagar Alam Sukawayana Sukabumi Jawa Barat" (PDF). Media Konservasi. 17 (3): 94–110.
- ^ a b c d e f g Synge, Hugh; Committee, International Union for Conservation of Nature and Natural Resources Threatened Plants (1978). The IUCN Plant Red Data Book: Comprising Red Data Sheets on 250 Selected Plants Threatened on a World Scale (dalam bahasa Inggris). IUCN. ISBN 978-2-88032-202-1.
- ^ Moore, D. (2001-01). Insects of palm flowers and fruits. UK: CABI Publishing. hlm. 233–266. ISBN 978-0-85199-326-3.
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.