Ringget

Ringget dalam Upacara Adat Lampung

Ringget adalah sebuah jenis sastra lisan masyarakat Lampung yang berbentuk pantun kiasan atau puisi. Ringget merupakan ungkapan bahasa yang bijak, tersusun rapi dan indah. Pada masa lampau, Ringget berfungsi sebagai sarana untuk menyampaikan berbagai pesan, antara lain sindiran kepada pimpinan, nasihat kepada anak-anak, dan ungkapan hati untuk kekasih. Ringget juga digunakan sebagai pesan atau nasihat dari mempelai wanita kepada orang tua dan keluarga yang ditinggalkan.[1] Salah seorang ahli Ringget yang melegenda di kabupaten Lampung Timur adalah Almarhum Bapak Sarfuli Gelar Suttan Tanggem. Beliau berasal dari Negara Nabung, Kecamatan Sukadana, Lampung Timur. Pantun Ringget beliau sering didengar baik di media sosial maupun dalam pergelaran pesta adat di sekitar Lampung Timur.[2] Di daerah lain, seperti Lampung Barat, sastra lisan yang serupa dengan Ringget dikenal dengan nama Muaya. Namun, baik Ringget maupun Muaya memiliki perbedaan dalam penyampaian nadanya.[1] Ringget masuk sebagai salah satu Kebudayaan Takbenda dari Lampung dan teregistrasi secara resmi oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia dengan nomor register 362/M/2019.[3]

Kegunaan

Ringget sering disampaikan hampir di setiap kegiatan masyarakat Lampung, berbarengan dengan pergelaran adat lainnya, seperti:[2]

  • Pesta pernikahan.
  • Pesta Begawi.
  • Acara adat ngebekas, yaitu pelepasan mempelai wanita secara adat, sering kali juga dilakukan bersamaan dengan pemberian gelar adat.
  • Pelengkap acara cangget atau tarian adat.
  • Pelengkap acara muda-mudi.
  • Senandung pada saat meninabobokan anak.

Selain itu, Ringget juga digunakan untuk menyampaikan pesan-pesan moral. Terkadang, Ringget juga dipakai untuk mengungkapkan keluhan, keinginan, atau rasa terima kasih yang disampaikan kepada pemimpin, seperti bupati atau wali kota. Meskipun Ringget memiliki pakem nada yang baku, pembuatannya tidak hanya mengacu pada legenda, melainkan dapat pula mengangkat kondisi kekinian.[1]

Ciri-ciri dan Struktur

Ciri-ciri khas dari Ringget meliputi:

  • Berbentuk pantun kiasan atau puisi.
  • Lazim disampaikan oleh bujang dan gadis.
  • Memiliki Rima rumus sajak a-b-a-b atau a-b-c-d. Pola sajak akhir setiap bait pada Ringget tidak harus sama.
  • Setiap bait terdiri dari empat hingga enam baris, atau secara umum empat baris.
  • Semua baris mengandung isi. Ringget tidak bersampiran, artinya semua baris memiliki makna yang beragam. Isi Ringget umumnya berupa kenangan masa lalu, harapan, atau pesan-pesan yang disampaikan oleh pembacanya. Ada yang berisi cerita dan ada pula yang bersifat didaktis (nasihat).
  • Sedikit atau banyaknya bait bergantung pada sedikit atau banyaknya sesuatu yang dikemukakan. Jumlah bait dalam satu kesatuan Ringget dapat mencapai kurang lebih 12 bait.
  • Memiliki irama dan dibentuk oleh pakem nada yang sudah baku sejak dahulu.[1]

Upaya Pelestarian

Untuk mencegah kepunahan Ringget, beberapa pertunjukan kerap dikolaborasikan dengan iringan musik tradisional kulintang untuk memberikan nuansa baru dan menarik minat masyarakat. Sebagai generasi penerus, penting untuk terus mengembangkan sastra warisan leluhur ini agar tidak hilang begitu saja.[4]

Catatan kaki

Daftar pustaka

Sumber daring

  • "Mengenal Lebih Dekat Kebudayaan Sastra Pantun Ringget Suku Lampung". Pesona Lampung News. 2024-04-28. Diakses tanggal 2025-06-20.
  • "Ringget". Direktorat Warisan dan Diplomasi Budaya. 2019-10-21. Diakses tanggal 2025-06-20.
  • "Ringget". Budaya Kita Kemendikbud.
  • "Ringget Ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia Tahun 2019". Direktorat Warisan dan Diplomasi Budaya. 2019-09-12.

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.