Reprogafi

Istilah reprografi mulai dikenal di kalangan dokumentalis pada sekitar tahun 1950-an, awalnya digunakan untuk mendeskripsikan teknologi reproduksi media komunikasi visual dua dimensi dalam kegiatan administratif, bisnis, dan kelembagaan, muncul secara sporadis dalam literatur dokumentasi pada pertengahan tahun 70-an, dan diperkenalkan secara internasional pada First International Congress of Reprography di Koln, Jerman, pada Oktober 1963; reprografi melibatkan tiga konsep utama yaitu copying, penggandaan, dan penyalinan mikro atau microcopying, di mana copying mencakup pembuatan salinan seukuran dokumen asli, awalnya dilakukan dengan mesin ketik menggunakan karbon atau tanpa karbon, dan penggandaan berbantuan karbon dengan mesin ketik tergantung pada ketebalan kertas, keras ketukan mesin tik, dan kualitas kertas karbon yang digunakan, sementara cara penggandaan tanpa karbon dapat menghasilkan sekitar 5 kopi menggunakan kertas NCR (No Carbon Required) yang dilengkapi dengan bahan khusus untuk menampilkan hasil ketikan pada keras berikutnya tanpa menggunakan karbon.[1]

Proses reprografi berdasarkan perubahan kimiawi atau fisik yang berlainan yang terjadi pada beberapa material akibat terpapar energi radian, kemudian membentuk citra yang kasat atau dapat dibuat kasat mata, dan bersifat permanen. Proses yang kini digunakan adalah tofografi, elektrofotografi dan thermografi, tergantung pada sistem kimiawi (seperti garam besi, halida perak, diazonium, fenomena listrik atau panas.[2]

Secara ringkas metode fotocopi dokumen dapat dikelompokkan menjadi 6 kategori, masing-masing ialah transfer difusi, transfer fisik, stabilisasi cepat, diazo, thermografi dan elektrostatografi.[3]

  1. ^ Deliarnoor, Nandang Alamsyah; Gandasukmaya, Lalang (2014). Reprografi Arsip (PDF). Vol. 2. Jakarta: Universitas Terbuka. hlm. 1–35. ISBN 978-979-011-888-1. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. ^ "Reprografi | DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN PROVINSI JAWA TIMUR". Diakses tanggal 2025-03-11.
  3. ^ "Reprografi | DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN PROVINSI JAWA TIMUR". Diakses tanggal 2025-03-11.

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.