Rahang

Rahang bawah manusia

Rahang adalah kedua bagian tulang atas dan bawah yang terletak pada rongga mulut sekaligus sebagai tempat gigi untuk tumbuh.[1] Rahang terdiri atas rahang bawah yang dapat digerakkan (mandibula) dan rahang atas yang tidak bergerak (maksila). Rahang digunakan untuk menggigit dan mengunyah makanan dengan cara digerakan berlawanan satu sama lain.[2]

Jenis

Rahang bawah

Mandibula atau rahang bawah terdiri dari lengkungan horizontal yang menahan gigi berisi pembuluh darah dan saraf. Dua bagian vertikal (rami) pada rahang membentuk sendi engsel yang dapat digerakkan di kedua sisi kepala, berartikulasi dengan rongga glenoid tulang temporal tengkorak. Rami juga memberikan keterikatan pada otot-otot yang penting dalam mengunyah. Bagian depan tengah lengkungan rahang diperkuat dan ditopang untuk membentuk dagu.[2] Ada empat jenis otot yang menghubungkan sekaligus membantu tulang rahang bawah untuk bergerak. Otot-otot ini bekerja sama satu sama lain untuk membantu tulang rahang bawah bergerak ke atas, ke bawah, ke kiri, dan ke kanan. Tulang rahang bawah tidak terhubung dengan tengkorak dan merupakan satu-satunya tulang yang bisa bergerak. Fungsi dari rahang bawah adalah membentuk bagian mulut, membantu proses mengunyah makanan, tempat melekatnya gigi bagian bawah, melindungi saraf dan otot yang berada di sekitar mulut dan tengkorak.[3]

Rahang atas

Rahang atas atau maxila melekat erat pada tulang hidung di pangkal hidung, ke tulang frontal, lakrimal, ethmoid, dan zygomatik di dalam rongga mata, ke tulang palatine dan sphenoid di langit-langit mulut dan di samping dengan ekstensi untuk membentuk bagian anterior lengkung zygomatik (tulang pipi). Bagian bawah rahang atas yang melengkung berisi gigi atas.[2] Tulang rahang atas terdiri dari bagian kiri dan kanan yang tidak memiliki bentuk teratur dan menyatu di bagian tengah tengkorak, tepatnya di bawah hidung. Tulang rahang atas adalah salah satu tulang utama pada wajah dan terdiri dari tulang pada bagian atas mulut, tulang bagian bawah pada mata, serta tulang bagian bawah dan samping pada hidung. Fungsi rahang atas adalah pelindung organ vertikal pada tengkorak, membantu pergerakan mulut dan wajah, meningkatkan volume dan kedalaman suara, tempat melekatnya gigi bagian atas dan untuk meringkan tengkorak.[4]

Rujukan

  1. ^ Tim Penyusun KBBI. "Hasil Pencarian - KBBI Daring". kbbi.kemendikdasmen.go.id. Diakses tanggal 2020-11-27.
  2. ^ a b c The Editors of Encyclopaedia Britannica TITLE (July 20, 2017). "Jaw | anatomy". Encyclopedia Britannica (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-11-27.
  3. ^ Djie, Anita (8 Januari 2020). "Tidak Hanya untuk Mengunyah, Ini Fungsi Tulang Rahang Bawah Lainnya". SehatQ. Diakses tanggal 2020-11-27.
  4. ^ Djie, Anita (15 Januari 2020). "5 Fungsi Tulang Rahang Atas, Tak Hanya untuk Mengunyah Saja". SehatQ. Diakses tanggal 2020-11-27.


Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.