Perut Punai
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (Juni 2025) |
Perut punai merupakan makanan tradisional khas masyarakat Bengkulu. Terbuat dari tepung beras ketan yang dibentuk menyerupai usus burung punai (punai sendiri merupakan jenis burung yang hidup di hutan) yang berbentuk spiral melilit dan melingkar, sehingga dinamakan perut punai. Camilan ini memiliki rasa manis dan gurih yang khas, serta tekstur yang renyah di luar dan lembut di dalam. Camilan ini juga dikenal dengan juada karei, juada keras, dan arai pinang. Perut punai biasanya dihidangkan sebagai camilan dalam berbagai acara seperti perkawinan, lebaran, dan sunatan.[1][2]
Makna Filosofis
Perut punai telah menjadi bagian dari tradisi kuliner masyarakat Bengkulu sejak lama. Bentuknya yang menyerupai usus burung punai memiliki filosofi, yaitu sebagai simbol kesuburan dan kemakmuran. Dahulu, pembuatan perut punai dengan tepung beras masih diolah secara tradisional, yaitu dengan menumbuk beras. Setelah itu, beras yang sudah ditumbuk akan dikeringkan dengan cara dijemur. Untuk menambah rasa, biasanya beberapa bahan perasa akan ditambahkan, seperti cabai (pedas), gula (manis), dan ebi. Dahulu tepung beras perlu ditumbuk dan dijemur, saat ini masyarakat setempat menggunakan tepung sagu dengan cara disangrai hingga kering.[1][3]
Proses Pembuatan
Proses pembuatan perut punai dilakukan dengan cara menyiapkan bahan terlebih dahulu. Pertama tepung beras dijemur (sekarang cukup digongseng) hingga kering. Sembari mengeringkan tepung beras, air dipanaskan dengan tambahan garam dan kapur. Setelah tepung kering dan air kapur telah mendidih, selanjutnya air tersebut dimasukkan ke wadah berisi tepung, lalu diaduk hingga kental. Adonan kemudian dibentuk seperti batangan bulat dan panjang, kira-kira satu jengkal orang dewasa. Bulatan-bulatan tersebut dililitkan serupa usus.[1][2]
Di wadah lain siapkan minyak yang sudah dipanaskan. Setelah proses membentuk perut punai selesai, pekerjaan selanjutnya adalah menggoreng hingga masak. Tanda bahwa perut punai telah masak adalah dengan melihat perubahan warna dari putih menjadi kecoklatan. Waktu yang dibutuhkan untuk menggoreng kira-kira 15 menit dengan nyala api yang tidak begitu besar. Selanjutnya perut punai diangkat, didinginkan dan dipres hingga kandungan minyaknya semakin hilang. Setelah proses pengeringan selesai, maka perut punai siap dihidangkan.[1][2]
Selain itu, untuk beberapa komoditas perut punai membutuhkan penggulaan yakni pemberian rasa ke dalam perut punai. Ada empat rasa yang telah diperjual-belikan saat ini yakni asin, manis, pedas dan ebi. Proses penggulaan dilakukan dengan cara memanaskan campuran air, vanili dan garam (rasa asin), gula aren dan gula pasir (rasa manis), cabai (rasa pedas) dan ebi (rasa ebi). Campuran bahan-bahan tersebut dipanaskan hingga mengental (tidak terlalu kental ataupun cair). Lalu perut punai dimasukkan ke dalam campuran tersebut hingga merata.[2][4]
Referensi
- ^ a b c d Putra, Eka Roki (08 februari 2025). "Perut Punai: Camilan Unik Khas Bengkulu yang Melegenda". rri.co.id. Diakses tanggal 17 Juni 2025.
- ^ a b c d "Perut punai, Camilan Khas Bengkulu". Balai Pelestarian Nilai Budaya Sumatera Barat. 31 Mei 2029. Diakses tanggal 17 Juni 2025. ;
- ^ Liputan6.com (2023-02-02). "Perut Punai, Kue Khas Bengkulu yang Punya Seribu Nama". liputan6.com. Diakses tanggal 2025-06-17. Pemeliharaan CS1: Nama numerik: authors list (link)
- ^ Jastin, Muhammad Febrianputra. "Resep Kue Perut Punai Khas Bengkulu, Camilan Unik dan Manis". detiksumbagsel. Diakses tanggal 2025-06-17.
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.