Pendidikan Teknik


Akademi Militer Amerika Serikat di West Point, New York , mengembangkan program pendidikan teknik pertama di Amerika Serikat pada tahun 1817.[1]

Pendidikan teknik merupakan kegiatan pengajaran pengetahuan dan prinsip-prinsip yang berkaitan dengan praktik profesional di bidang rekayasa atau keteknikan. Bidang ini mencakup pendidikan dasar seperti Diploma Teknik (baca dalam bahasa Inggris: Dip.Eng.), Sarjana Teknik (baca dalam bahasa Inggris: B.Eng.), dan Magister Teknik (baca dalam bahasa Inggris: M.Eng.), serta pendidikan lanjutan dan spesialisasi yang menyertainya. Diikuti oleh ujian pascasarjana dan pelatihan profesional di bawah pengawasan lembaga berwenang sebagai persyaratan untuk memperoleh lisensi insinyur profesional. Lama waktu yang dibutuhkan untuk menjadi insinyur profesional dasar biasanya sekitar lima tahun, sedangkan untuk insinyur yang memikul tanggung jawab proyek besar dapat mencapai 15 hingga 20 tahun.

Pendidikan sains, teknologi, teknik, dan matematika (Baca Inggris: STEM) di tingkat pendidikan dasar dan menengah sering kali menjadi landasan bagi pendidikan teknik di perguruan tinggi.[2] Di Amerika Serikat, pendidikan teknik merupakan bagian dari inisiatif STEM di sekolah-sekolah negeri.[3] Konsep service-learning atau pembelajaran layanan dalam pendidikan teknik kini semakin populer di berbagai cabang ilmu teknik, seperti teknik kimia, sipil, mesin, industri, komputer, elektro, arsitektur, dan bidang teknik lainnya. Kajian akademik yang berfokus pada cara mendidik calon insinyur dikenal sebagai penelitian pendidikan teknik (engineering education research).

Afrika

Kenya

Di Kenya, pelatihan teknik umumnya diselenggarakan oleh universitas, sementara registrasi insinyur diatur melalui Engineers Registration Act. Seseorang dapat memperoleh gelar Insinyur Terdaftar (R.Eng.) jika telah menyelesaikan minimal empat tahun pendidikan teknik pasca-sekolah menengah dan memiliki pengalaman kerja profesional minimal tiga tahun.[4]

Semua proses registrasi dilakukan oleh Engineers Registration Board, lembaga resmi yang dibentuk melalui undang-undang Parlemen Kenya pada tahun 1969 dan direvisi pada tahun 1992 untuk memasukkan jenjang Technician Engineer. Dewan ini memiliki kewenangan untuk mengatur kegiatan dan perilaku para insinyur profesional di Kenya sesuai dengan CAP 530 Undang-Undang Kenya.Seseorang untuk menyebut dirinya sebagai insinyur atau melakukan praktik teknik tanpa terdaftar di dewan tersebut adalah tindakan ilegal. Dengan demikian, registrasi menjadi izin resmi untuk berpraktik sebagai insinyur di Kenya.

Nigeria

Di Nigeria, pendidikan teknik diselenggarakan oleh universitas yang terakreditasi oleh National Universities Commission (NUC) dan Council for the Regulation of Engineering in Nigeria (COREN).[5]

Seseorang dapat didaftarkan sebagai insinyur setelah menyelesaikan program sarjana lima tahun atau yang setara, serta memiliki empat tahun pengalaman kerja pascasarjana. Sebelumnya, pendidikan pascasarjana di bidang teknik juga dapat diakui sebagai bagian dari pengalaman kerja.[6]

Lulusan politeknik juga dapat menjadi insinyur terdaftar setelah menyelesaikan Diploma Nasional Biasa (DNB) dua tahun, Diploma Nasional Tinggi (DNT) dua tahun, dan Diploma Pascasarjana (DPS) di bidang teknik yang sama, ditambah dua tahun pengalaman kerja setelah DPS.

Setelah terdaftar, seseorang berhak menggunakan gelar Insinyur Terdaftar (Engr.). Bentuk lain, yaitu Registered Engineer (R.Eng.), juga digunakan meskipun tidak diakui secara resmi oleh COREN. Undang-undang Nigeria melarang siapa pun menggunakan gelar atau sebutan yang menunjukkan status insinyur terdaftar tanpa memiliki izin COREN. Insinyur yang belum terdaftar hanya boleh bekerja di bawah pengawasan seorang Engr.

Referensi

  1. ^ Jewell, Thomas K.; Griggs, Jr; Ressler, Stephen J. (2012-05-16). "Early Engineering Education in the United States Prior to 1850" (dalam bahasa Inggris): 335–353. doi:10.1061/40594(265)41.
  2. ^ Douglas, Josh; Iversen, Eric; Kalyandurg, Chitra (November 2004), Engineering in the K-12 classroom: An analysis of current practices & guidelines for the future, Diakses pada 1 November 2025.
  3. ^ "YOU Belong in STEM | U.S. Department of Education". www.ed.gov (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-11-01.
  4. ^ Administrator. "Engineers Registration Board of Kenya - ABOUT US". www.erbk.go.ke. Diakses tanggal 2025-11-01.
  5. ^ "Accredited Universities". COREN (dalam bahasa American English). 2020-05-11. Diakses tanggal 2025-11-01.
  6. ^ "Engineers". COREN (dalam bahasa American English). 2019-09-11. Diakses tanggal 2025-11-01.

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.