Operasi Multi-Domain

Operasi Multi-Domain adalah doktrin militer yang pertama kali dikembangkan oleh Amerika Serikat. Operasi ini menekankan konvergensi antar domain yaitu maritim, darat, udara, ruang angkasa dan dunia maya. Operasi multi-domain berbeda dengan operasi gabungan. Operasi gabungan memiliki struktur komando yang mengutamakan koordinasi dengan angkatan bersenjata lainnya sedangkan multi-domain harus melampaui itu dan mencakup aset militer dan non-militer, hal ini yang merupakan faktor pembeda utama antara Operasi “Gabungan” dan “Multi-Domain”.[1]

Sejarah

Operasi ini dibentuk karena operasi tradisional dianggap kurang efektif dengan era sekarang. Dulu operasi militer berjalan dengan unitnya masing-masing, contohnya operasi maritim hanya angkatan maritim saja yang terlibat dan angkatan militer lain tidak akan terlibat jika tidak terdapat operasi gabungan. Dengan adanya operasi multi-domain militer tidak dibagi menjadi unit divisi saja melainkan domain yang berarti tiap domain saling mempengaruhi satu sama lain. Operasi multi-domain dikembangkan Amerika Serikat sebagai respon terhadap 2018 National Defense Strategy. Amerika Serikat mengubah fokusnya menjadi keamanan nasional. Sekarang Tiongkok dan Rusia memanfaatkan kondisi lingkungan operasional untuk mencapai tujuan mereka, tanpa menggunakan konflik bersenjata yaitu dengan memecah belah aliansi, dan kemitraan Amerika Serikat[2]. Oleh karena itu operasi multi-domain menjadi solusi, dengan multi-domain Amerika Serikat dapat menjaga keamanan nasionalnya.

Referensi

  1. ^ Giordano, Paolo (2023-10-05). "Multi-Domain Operations in NATO - Explained". NATO's ACT (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-12-05.
  2. ^ "Defense Primer: Army Multi-Domain Operations (MDO)". www.congress.gov. Diakses tanggal 2025-12-05.

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.