Marianne Ignace


Marianne Boelscher Ignace FRSC (lahir 1954) adalah seorang ahli linguistik dan antropologi asal Kanada. Menikah dengan anggota masyarakat Shuswap, ia menjabat sebagai profesor penuh di Departemen Linguistik dan Studi Pribumi di Simon Fraser University (SFU), serta Direktur Program Bahasa Pribumi dan First Nations Language Centre di SFU. Pada tahun 2020, Ignace terpilih sebagai Fellow of the Royal Society of Canada atas kontribusinya dalam menghidupkan kembali dan melestarikan bahasa-bahasa pribumi.

Masa awal dan pendidikan

Ignace lahir pada tahun 1954 di Jerman.[1][2] Ia melakukan perjalanan ke British Columbia pada akhir tahun 1970-an untuk melanjutkan pendidikannya di komunitas Old Massett di Haida Gwaii, dan diadopsi oleh para tetua dari klan Raven Yahgu ‘laanaas. Ia meraih gelar PhD di bidang Antropologi dari pada tahun 1985[3] dengan disertasi berjudul *The curtain within: the management of social and symbolic classification among the Masset Haida.[4]

Karier

Setelah menyelesaikan program doktoralnya, Ignace bersama suaminya, Chief Ron Ignace, mendirikan kampus satelit SFU di Kamloops yang berada di wilayah bangsa Shuswap. Awalnya, mereka beroperasi di bekas sekolah asrama bagi masyarakat pribumi sebelum kemudian berkembang menjadi kampus Kamloops milik SFU. Pada tahun pertama operasionalnya, mereka memiliki dua puluh mahasiswa sebelum jumlah tersebut meningkat dua kali lipat pada tahun kedua.[5] Ignace kemudian dianugerahi SFU's Outstanding Alumni Award atas "prestasi akademik dan pengabdian kepada masyarakat" serta CUFA/BC Career Achievement Award pada tahun 2005.[6][7] Selain upaya tersebut, Ignace membantu menjadikan bahasa Shuswap sebagai bahasa pilihan kedua di School District 73 Kamloops/Thompson.[8] Selama program berlangsung, Ignace dan suaminya mengajar sekitar 450 mahasiswa, dengan 90 persen di antaranya merupakan orang dewasa dari masyarakat First Nation yang sebelumnya tidak pernah menempuh pendidikan di perguruan tinggi.

Pada tahun 2013, Ignace diangkat sebagai direktur pertama First Nations Language Centre di SFU dan juga memperoleh dana hibah kemitraan sebesar 2,5 juta dolar dari Social Sciences and Humanities Research Council of Canada (SSHRC) untuk pelestarian bahasa-bahasa pribumi.[9] Dalam perannya ini, ia membantu menciptakan aplikasi Tlli7sa Storybook, serangkaian aplikasi yang ditujukan untuk pendidikan umum mengenai sejarah budaya dan bahasa masyarakat First Nations.[10] Ignace juga berperan dalam merancang Sertifikat Kemahiran Bahasa First Nations sebagai upaya mencegah punahnya bahasa Squamish.[11]

Beberapa tahun kemudian, Ignace dan suaminya menerbitkan buku A Secwépemc People, Land, and Laws: Yerí7 re Stsq'ey's-kucw melalui McGill-Queen's University Press. Buku mereka disebut sebagai "sebuah model pendekatan kolaboratif dalam sejarah masyarakat pribumi", yang memadukan sejarah lisan serta penelitian 'barat' dari sumber-sumber baik dari masyarakat pribumi maupun luar. Buku ini kemudian meraih penghargaan Basil Stuart-Stubbs Prize tahun 2018 untuk Buku Ilmiah Terbaik tentang British Columbia.[12] Pada tahun 2019, pasangan ini menerima Governor General's Award for Innovation "atas pengembangan pendekatan kolaboratif dalam penelitian yang melibatkan masyarakat dan komunitas pribumi".[13] Pada tahun yang sama, Ignace juga memperoleh salah satu dari lima SSHRC Impact Awards untuk mendukung upayanya dalam mendokumentasikan dan melestarikan bahasa-bahasa pribumi di British Columbia.[14]

Pada tahun 2020, Ignace terpilih sebagai Fellow of the Royal Society of Canada atas dedikasinya dalam menghidupkan kembali dan menjaga kelestarian bahasa-bahasa pribumi.[15]

Daftar referensi

  1. ^ "Ignace, Marianne, 1954–". viaf.org. Diakses tanggal 28 October 2020.
  2. ^ "First Nations Languages Matter". sfu.ca. Diakses tanggal 28 October 2020.
  3. ^ "Marianne Ignace". sfu.ca. Diakses tanggal 28 October 2020.
  4. ^ "Yiri7 re Stsq'ey's-kucw: Secwepemc Oral History and Indigenous Laws". sfuwce.org. 9 April 2015. Diakses tanggal 28 October 2020.
  5. ^ "Waking sleeping languages for silent speakers". sfu.ca. 17 September 2019. Diakses tanggal 28 October 2020.
  6. ^ "ALUMNI ASSOCIATION OF SIMON FRASER UNIVERSITY OUTSTANDING ALUMNI AWARDS". The Vancouver Sun. 6 February 1998. Diakses tanggal 28 October 2020 – via newspapers.com.
  7. ^ "NIGEL LIVINGSTONE AND MARIANNE BOELSCHER IGNACE 2005 DISTINGUISHED ACADEMICS AWARDS RECIPIENTS". cufa.bc.ca. 2005. Diakses tanggal 28 October 2020.
  8. ^ "NIGEL LIVINGSTONE AND MARIANNE BOELSCHER IGNACE 2005 DISTINGUISHED ACADEMICS AWARDS RECIPIENTS". cufa.bc.ca. 2005. Diakses tanggal 28 October 2020.
  9. ^ "SSHRC grant sparks Aboriginal language preservation". sfu.ca. 6 June 2013. Diakses tanggal 28 October 2020.
  10. ^ Kho, Albert (1 January 2016). "First Nations Language Centre to begin testing on First Nations language apps". the-peak.ca. Diakses tanggal 28 October 2020.
  11. ^ "SFU races to preserve B.C. First Nations languages". sfu.ca. 16 January 2017. Diakses tanggal 28 October 2020.
  12. ^ Blackwell, Michelle (6 March 2018). "Marianne Ignace and Ronald E. Ignace win the 2018 Basil Stuart-Stubbs Prize for their exploration of Secwépemc history told through indigenous knowledge and oral traditions". about.library.ubc.ca. Diakses tanggal 28 October 2020.
  13. ^ "Decades of Indigenous collaboration lead to Governor General's Innovation Award". sfu.ca. 13 May 2019. Diakses tanggal 28 October 2020.
  14. ^ "Partnerships to help save Indigenous languages lauded with humanities research award". sfu.ca. 9 October 2019. Diakses tanggal 28 October 2020.
  15. ^ "Dr. Marianne Ignace named into the Royal Society of Canada". the-peak.ca. 28 September 2020. Diakses tanggal 28 October 2020.

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.