Mandung
Mandung adalah salah satu tahapan dalam upacara kematian agama Kaharingan, tetapi upacara ini bukan tahapan terakhir, tetapi dengan upacara ini arwah yang meninggal sudah memiliki jalan lapang menuju Lewu Tatau Je Dia Rumpang Tulang, Rundung Raja Isen Kamalesu Uhate, yaitu tempat yang mahamulia yang disediakan oleh Tuhan. Upacara ini digelar selama lima hari lima malam. Setiap harinya sang Basir atau Basie (pemuka agama Kaharingan) akan terus-menerus melantunkan mantra-mantra dalam bahasa Sangiang, yang hanya dimengerti oleh orang-orang tertentu. Siang malam juga warga satu desa menari-nari mengelilingi pandung atau sandung untuk ikut menyemarakkan upacara tersebut.
Pranala luar
- (Indonesia) "Mandung", Ritual Kematian di Kaki Muller-Schwanner Diarsipkan 2007-12-22 di Wayback Machine.
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.