Fossa fossana
| Fossa fossana | |
|---|---|
| Status konservasi | |
| Rentan | |
| IUCN | 8668 |
| Taksonomi | |
| Kelas | Mammalia |
| Ordo | Carnivora |
| Famili | Eupleridae |
| Genus | Fossa |
| Spesies | Fossa fossana P.L.S. Müller, 1776 |
| Tata nama | |
| Sinonim takson | Viverra fossa (mul) Fossa daubentonii (mul) |
| Distribusi | |
| Endemik | Madagaskar |
Fossa Madagaskar atau musang bergaris (Fossa fossana), juga dikenal sebagai fanaloka (bahasa Malagasi, [fə̥ˈnaluk]) atau jabady,[1] adalah anggota keluarga euplerid yang endemik di Madagaskar.[2] Spesies ini merupakan satu-satunya anggota dalam genus Fossa.
Fossa Madagaskar adalah mamalia kecil, panjang tubuhnya sekitar 47 cm tanpa menghitung ekor yang hanya sekitar 20 cm, dengan berat 1,5–2,0 kg. Spesies ini endemik di hutan tropis Madagaskar dan bersifat nokturnal. Makanan utamanya meliputi vertebrata kecil, serangga, hewan akuatik, dan telur yang diambil dari sarang burung. Musim kawin berlangsung pada Agustus hingga September dengan masa kehamilan sekitar tiga bulan, menghasilkan satu anak. Fossa Madagaskar diklasifikasikan sebagai rentan oleh IUCN.[3]
Nama Malagasi "fanaloka" terkait dengan kata Melayu "pelanduk" yang berarti "mousedeer", kemungkinan karena kesamaan ukuran dan siluet tubuh keduanya.[4]
Deskripsi
Fossa Madagaskar adalah mamalia kecil dengan panjang tubuh sekitar 47 cm tanpa menghitung ekor, yang panjangnya sekitar 20 cm. Jantan dapat memiliki berat hingga 1,9 kg, sedangkan betina hingga 1,75 kg, menjadikannya karnivora terbesar kedua di Madagaskar setelah fossa.[5][6] Spesies ini dapat disamakan dengan musang kecil India (Viverricula indica). Bulu Fossa Madagaskar pendek berwarna abu-abu kebeige-an atau cokelat dengan garis hitam horizontal dari kepala hingga ekor, yang menjadi vertikal dan melingkari ekor yang lebih berbulu. Garis-garis ini berubah menjadi bintik di dekat perut, dan kaki pendeknya sangat ramping.[7]
Perilaku
Fossa Madagaskar bersifat nokturnal, meskipun terdapat perbedaan pendapat apakah hidup sendiri atau, yang tidak biasa bagi euplerid, berpasangan. Hewan ini bukan pemanjat yang baik dan sering ditemukan di lembah. Makanannya meliputi vertebrata kecil (mamalia, burung kecil, reptil, dan amfibi), serangga, hewan akuatik, serta telur yang diambil dari sarang burung.[8][5] Hewan ini pemalu dan tertutup.[9] Suaranya menyerupai tangisan dan dengkuran, serta suara mirip “coq-coq”. Pasangan jantan dan betina mempertahankan wilayah yang luas, sekitar 50 hektar.[10] Pada musim dingin, Fossa Madagaskar dapat menyimpan lemak di ekornya, yang dapat mencapai 25% dari berat tubuhnya.[5][11] Musim kawin berlangsung Agustus hingga September dengan masa kehamilan sekitar tiga bulan, menghasilkan satu anak yang lahir sudah cukup berkembang, beratnya sekitar 65–70 gram, disapih dalam dua hingga tiga bulan, dan meninggalkan orang tua pada usia sekitar satu tahun. Rata-rata umur Fossa Madagaskar adalah sekitar 21 tahun dalam penangkaran.[3][12][13]
Referensi
- ^ Nick Garbutt; Hilary Bradt; Derek Schuurman (2008). Madagascar Wildlife. Bradt Travel Guides. hlm. 78. ISBN 978-1-84162-245-3.
- ^ Wozencraft, W. C. (2005). "Order Carnivora". Dalam Wilson, D. E.; Reeder, D. M. (ed.). Mammal Species of the World: A Taxonomic and Geographic Reference (Edisi 3). Johns Hopkins University Press. hlm. 560. ISBN 978-0-8018-8221-0. OCLC 62265494.
- ^ a b Hawkins, F. (2015). "Fossa fossana". 2015 e.T8668A45197868. doi:10.2305/IUCN.UK.2015-4.RLTS.T8668A45197868.en. ;
- ^ Blench, Roger M.; Walsh, Martin (2009). Faunal names in Malagasy: their etymologies and implications for the prehistory of the East African coast (PDF). Eleventh International Conference on Austronesian Linguistics (11 ICAL). Aussois, France. hlm. 1–31.
- ^ a b c "Fossa fossana". animaldiversity.org. Diakses tanggal 1 January 2015.
- ^ Steven Roger Fischer (15 February 2013). Islands: From Atlantis to Zanzibar. Reaktion Books. hlm. 66. ISBN 978-1-78023-053-5.
- ^ Nick Garbutt (2007). Mammals of Madagascar: A Complete Guide. Yale University Press. hlm. 209. ISBN 978-0-300-12550-4.
- ^ Richard T. Corlett; Richard B. Primack (3 March 2011). Tropical Rain Forests: An Ecological and Biogeographical Comparison. John Wiley & Sons. hlm. 136. ISBN 978-1-4443-9228-9.
- ^ Hilary Bradt; Daniel Austin (1 July 2014). Madagascar. Bradt Travel Guides. hlm. 66. ISBN 978-1-84162-498-3.
- ^ Daniel Austin (10 November 2014). Madagascar Wildlife. Bradt Travel Guides. hlm. 84. ISBN 978-1-84162-557-7.
- ^ Animals: A Visual Encyclopedia (Second Edition): A Visual Encyclopedia. DK Publishing. 19 March 2012. hlm. 83. ISBN 978-0-7566-9896-6.
- ^ "Fossa fossana". Encyclopedia of Life. Diakses tanggal 1 January 2015.
- ^ Ronald M. Nowak (2005). Walker's Carnivores of the World. JHU Press. hlm. 201–202. ISBN 978-0-8018-8032-2.
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.