Falala Chocolate Bali
| Jenis produk | Cokelat, Makanan manis |
|---|---|
| Pemilik | Dewa Gede Padma Arta Putra Dewa Ayu Melinia Purnama Dewi |
| Negara | Indonesia |
| Diluncurkan | 10 April 2020[1] |
| Jargon | Best Melt Chocolate in Bali |
| Situs web | falalachocolate |
Falala Chocolate Bali adalah salah satu merek cokelat asal Bali, Indonesia.
Falala Chocolate Bali merupakan coklat Bali yang sudah cukup dikenal di berbagai daerah dan mengusung slogan "Best Melt Chocolate in Bali" karena memberikan pengalaman "rasa cokelat yang lembut dan lumer di mulut".[2] Falala Chocolate Bali merupakan produk halal tanpa kandungan alkohol dan telah meraih sertifikasi Halal dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal.[3]
Sejarah
Falala Chocolate Bali didirikan di Bali oleh Dewa Gede Padma Arta Putra dan Dewa Ayu Melinia Purnama Dewi pada 10 April 2020.[1][2] Pendirian Falala Chocolate Bali tidak hanya bertujuan untuk menjadi produsen oleh-oleh cokelat terbaik namun juga "menekankan pelestarian tradisi, adat dan seni Bali sebagai bentuk terima kasih terhadap Pulau Bali yang telah membawa kemakmuran bagi masyarakatnya".[2] Menurut Putra, Falala Chocolate Bali menjadi salah satu oleh-oleh pilihan wisatawan yang mengunjungi Bali dengan kemasan eksklusif dan kekinian yang khas ala Japanese style.[4] Falala Chocolate Bali juga merupakan jenama yang mempopulerkan gaya coklat kotak-kotak di Indonesia, setelah cukup populer di berbagai negara Asia lainnya.[4] Saat ini, Falala Chocolate Bali telah memiliki beberapa cabang di antaranya terdapat di Ubud, Denpasar, Kuta, Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Icon Mall Bali, Living World Denpasar dan Artisan Ubud.[5][6]
Varian

Beberapa varian rasa dari Falala Chocolate Bali ialah:[7]
- Dark Chocolate
- Matcha Chocolate
- Hazelnut Chocolate
- Caramel Chocolate
- Berry Chocolate
- Kopi Bali Chocolate
- Extra Dark Chocolate[8]
Adapun varian Matcha Chocolate menggunakan matcha yang langsung diimpor dari Kyoto, Jepang.[9] Rentang harga dari tiap-tiap varian berbeda, tetapi terjangkau dari Rp95.000. Seluruh varian tersebut juga harus disimpan di penyimpanan bersuhu dingin karena dapat meleleh di suhu ruangan.[3]
Budaya Populer
Dalam menyambut Hari Kasih Sayang atau Valentine tahun 2023, Falala Chocolate Bali memproduksi karya web series berjudul "Cinta Dalam Sekotak Rasa". Web series ini memiliki empat episode dan tayang di kanal YouTube Falala Chocolate. Web Series ini dibintangi oleh Bella Graceva Amanda Putri, Imran Ismail (Ibam) dan Harindra Pasimpangan.[10]
Referensi
- ^ a b Widyawati, Sapta Rini (2 November 2023). "Peningkatan Pembelian Falala Chocolate Bali dengan Pemberian Tester dan Contoh Varian Produk di Sosial Media". Jurnal Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat. ;
- ^ a b c Arka, Yogarta (31 Juli 2024). "Falala Chocolate, Oleh-oleh Cokelat Khas Bali yang Lumer di Mulut". Kompas.com.
- ^ a b Chocolate, Falala (31 Juli 2024). "About". Falala. ;
- ^ a b IR, Andi (30 Juli 2024). "Liburan ke Bali, Coba Deh Bawa Pulang Oleh-Oleh Ini!". IDN Times.
- ^ Lisnawati, Yulia (30 Juli 2024). "Oleh-Oleh Cokelat Kekinian dari Bali, Jadi Pilihan Favorit Turis Lokal dan Mancanegara". Liputan6.
- ^ Tim, DetikBali (10 Agustus 2025). "Falala Artisan Ubud: Cokelat Oleh-oleh Khas Bali dalam Paduan Seni dan Budaya". detikBali.
- ^ Bisnis, Tempo (12 Agustus 2024). "Falala Chocolate Buah Tangan Permium Khas Bali". Tempo.
- ^ Darmawan, Erlangga Satya (26 Desember 2025). "Falala Chocolate Bali Luncurkan Varian Kopi Bali dan Extra Dark untuk Pencinta Cokelat Premium". Kompas.com.
- ^ Firmansyah, Mahatryatma (5 Mei 2024). "Cokelat Viral di TikTok Tahun 2024, Para Pecinta Coklat Wajib Coba". JawaPos.
- ^ NusaBali (12 Februari 2023). "Kreatif! Falala Chocolate UMKM Pertama di Indonesia Memproduksi Karya Web Series untuk Sambut Hari Kasih Sayang". NusaBali.com.
Pranala luar
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.