Djasmaniar
| Djasmainar Husein | |
|---|---|
| Lahir | 3 Oktober 1924 Bukittinggi, Sumatera Barat |
| Meninggal | 30 Oktober 2012 (umur 88) |
| Kebangsaan | Indonesia |
| Almamater | Sekolah Polisi Negara (SPN), Bukittinggi, Sumatra Tengah |
| Pekerjaan | Polisi |
| Dikenal atas | Polwan Indonesia yang pertama |
Komisaris Besar Polisi (Purn.) Djasmaniar Husein[1] (3 Oktober 1924 – 30 Oktober 2012) adalah seorang anggota Polwan (Polisi Wanita) Indonesia. Ia awalnya bekerja sebagai guru SMP di Bukittinggi.
Ia bersama lima orang koleganya, yaitu Mariana Saanin, Nelly Pauna, Rosmalina Pramono, Dahniar Sukotjo, dan Rosnalia Taher merupakan perempuan Indonesia pertama yang menjadi Polwan dan juga tercatat sebagai wanita ABRI pertama di Tanah Air.[2]
Kehidupan awal
Djasmaniar menempuh pendidikan HIS, MULO, dan Jo Shi Han Gakko (Sekolah Normal, Padang Panjang). Mula-mula, bekerja sebagai guru SMP. Setelah itu, ia masuk Sekolah Pendidikan Pembantu Inspektur Polisi di bawah Direktur Sekolah Polisi (SPI) Komisaris Polisi Djoyodirdjo.
Riwayat
Secara resmi pada tanggal 1 September 1948, Djasmaniar bersama kelima orang koleganya yang ketika itu sama-sama gadis remaja merupakan perempuan Indonesia angkatan pertama yang masuk Pendidikan Inspektur Polisi pada SPN (Sekolah Polisi Negara) di Bukittinggi, Sumatra Tengah pada masa Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) ketika terjadinya Agresi Militer Belanda II. Pendidikan Inspektur Polisi itu diadakan karena terjadinya pengungsian besar-besaran penduduk untuk menghindari wilayah peperangan yang dibombardir militer Belanda.[3]
Untuk mengantisipasi penyusupan atau pelaku kriminal yang masuk ke wilayah-wilayah yang dikuasai republik, semua pengungsi harus melalui pemeriksaan bahkan penggeledahan. Namun kaum perempuan ketika itu menolak untuk digeledah oleh polisi pria, sehingga Pemerintah Indonesia menginstruksikan Sekolah Polisi Negara (SPN) di Bukittinggi untuk membuka pendidikan inspektur polisi bagi kaum perempuan. Setelah melalui seleksi yang ketat, maka terpilihlah enam orang yang semuanya merupakan perempuan Minangkabau, dan resmi menjalani pendidikan sejak 1 September 1948. Tanggal tersebut kemudian dinyatakan sebagai hari lahirnya polisi wanita.[4]
Karier selanjutnya
Sejak 1950, Djasmaniar pindah sebagai staf Komisariat Jakarta Raya. Dalam perjalanan kariernya, ia ditempatkan sebagai Kepala Reserse Kriminal, Kepala Biro Anak-anak Metro Jaya, dan Kepala Pusat Polisi Wanita Mabes Polri. Terakhir diangkat sebagai anggota DPR RI periode 1977–1982 dari fraksi ABRI.
Pranala luar
Referensi
- ^ https://bukittinggikota.sikn.go.id/index.php/idjazah-djasmainar-husein
- ^ 6 Polwan Pertama Indonesia Berdarah Minang Diarsipkan 2013-10-30 di Wayback Machine. TEMPO.CO, 2 September 2013. Diakses 9 September 2013.
- ^ Mengenang Sejarah Lahirnya Polwan di RI[pranala nonaktif permanen] Metrotvnews.com, 30 Agustus 2013. Diakses 9 September 2013.
- ^ Begini Sejarah Polwan di Indonesia Diarsipkan 2013-10-30 di Wayback Machine. TEMPO.CO, 2 September 2013. Diakses 9 September 2013.
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.