Depensasi

Depensasi adalah suatu fenomena dalam dinamika populasi (digunakan istilah seperti stok ikan[1]) di mana penurunan jumlah individu dewasa yang matang secara reproduktif menyebabkan berkurangnya tingkat reproduksi dan kelangsungan hidup keturunan. Fenomena ini terjadi ketika berkurangnya populasi reproduktif tidak diimbangi oleh peningkatan keberhasilan reproduksi per individu, sehingga pertumbuhan populasi menurun secara signifikan.[2] Depensasi dapat diamati pada berbagai jenis organisme, termasuk populasi ikan, mamalia, dan spesies lainnya, serta menjadi fokus dalam studi ekologi populasi, pengelolaan sumber daya hayati, dan konservasi spesies.

Beberapa faktor yang memicu depensasi meliputi peningkatan tekanan predator terhadap setiap keturunan ketika jumlah populasi menurun, serta efek Allee, yaitu berkurangnya kemungkinan individu untuk menemukan pasangan kawin pada populasi yang kecil. Efek Allee mencakup hambatan biologis dalam reproduksi, seperti kesulitan dalam pencarian pasangan, depresi akibat perkawinan sedarah (inbreeding depression), penurunan keberhasilan reproduksi, dan berkurangnya interaksi sosial yang mendukung pertumbuhan populasi.[3]

Depensasi terjadi ketika laju pertumbuhan populasi per kapita melambat pada ukuran populasi yang sangat kecil. Penurunan laju pertumbuhan pada kepadatan populasi rendah ini dapat meningkatkan risiko kepunahan secara signifikan, karena populasi menjadi kurang mampu mempertahankan diri dan pulih dari tekanan lingkungan atau faktor eksternal lainnya.[4]

Depensasi Kritis

Depensasi kritis terjadi ketika tingkat depensasi mencapai titik di mana populasi tidak lagi dapat mempertahankan ukuran populasinya secara alami. Dalam kondisi ini, populasi yang berada di bawah ambang tertentu, yang disebut tingkat depensasi kritis, akan terus mengalami penurunan, karena penurunan jumlah individu reproduktif tidak dapat dikompensasikan oleh pertumbuhan populasi.[2] Fenomena ini memiliki implikasi penting karena dapat menyebabkan kolaps populasi atau kepunahan lokal jika ambang kritis terlampaui.[5]

Secara matematis, depensasi kritis dapat dimodelkan menggunakan turunan kedua negatif dari laju pertumbuhan populasi terhadap biomassa populasi. Model ini menunjukkan bahwa penurunan biomassa populasi tidak diimbangi oleh peningkatan pertumbuhan marginal per unit biomassa, sehingga penurunan biomassa menimbulkan laju pertumbuhan yang semakin menurun. Kondisi ini mencerminkan ketidakstabilan populasi yang dapat mengarah pada penurunan berkelanjutan dan risiko kehilangan populasi secara permanen di suatu wilayah.[6]

Referensi

  1. ^ Maroto, Jose M.; Moran, Manuel (2014). "Detecting the presence of depensation in collapsed fisheries: The case of the Northern cod stock". Ecological Economics. 97: 101. Bibcode:2014EcoEc..97..101M. doi:10.1016/j.ecolecon.2013.11.006.
  2. ^ a b Quinn, Terrance (25 March 1999). Quantitative Fish Dynamics. Oxford University Press. hlm. 99. ISBN 9780195360400.
  3. ^ Terry, Alan. (2015). Predator–prey models with component Allee effect for predator reproduction. Journal of Mathematical Biology. 71. 1325-1352.
  4. ^ "Depensation - an overview | ScienceDirect Topics". www.sciencedirect.com. Diakses tanggal 2025-11-24.
  5. ^ Kar, Tapan Kumar; Misra, Swarnakamal. "Optimal Control of a Fishery under Critical Depensation". Journal of Fisheries and Aquatic Science. 1.
  6. ^ Yiha Dawed, Mohammed (2015). "Analysis of Prey – Predator System with Prey Population Experiencing Critical Depensation Growth Function". American Journal of Applied Mathematics. 3 (6): 327. doi:10.11648/j.ajam.20150306.23. ISSN 2330-0043. Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link)

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.