Al-Rumaikiyya

 

E'etemad al-Rumaikiyya (bahasa Arab: اعتماد الرميكية), lahir antara tahun 1045 dan 1047, adalah seorang penyair Andalusia dan permaisuri Emir Al-Mu'tamid dari Sevilla,[1]

Biografi

Dia berasal dari latar belakang keluarga yang sederhana. Awalnya, dia adalah pelayan (budak) seorang Moor di Sevilla bernama Jachach, yang mempekerjakannya untuk menggiring hewan beban. Suatu hari, sang pangeran masa depan (Al-Mu'tamid) bertemu dengannya di jalan dan terkesan oleh kecerdasan dan kecantikannya, sehingga ia membawa dan menjadikannya sebagai istri. Hal ini mendapatkan pertentangan dari ayah sang pangeran, Emir Al-Mu'tadid, yang kemudian terpesona oleh Al-Rumaikiyya, setelah dia memberikannya seorang cucu laki-laki.[2]


Al-Rumaikiyya menjalankan tugasnya sebagai permaisuri dengan baik, bahkan saat tinggal di istana Sevilla yang begitu megah. Ketika suaminya naik takhta, dia memenuhi setiap keinginan istrinya, hingga rakyatnya menyatakan ketidakpuasan mereka. Hubungan yang penuh gairah antara suami dan istri ini, mendorong keduanya untuk menulis puisi yang penuh inspirasi dan perasaan mendalam satu sama lain, meskipun hanya satu puisi Al-Rumaikiyya yang masih tersisa hingga saat ini.[3]

Sebuah prasasti yang disimpan di Museum Sevilla menunjukkan bahwa dialah yang memerintahkan pembangunan menara di masjid yang dulunya berada di lokasi yang sekarang menjadi Gereja San Juan de la Palma; bahkan, masjid secara keseluruhan merupakan hasil karyanya. [4]

Makam Al-Mu'tamid bersama istrinya Al-Rumaikiyya di Aghmat

Pada tahun 1091, Al-Mu'tamid digulingkan oleh Yusuf ibn Tashfin, Al-Rumaikiyya beserta suami dan anak-anaknya dibawa ke sebuah benteng di Aghmat, di mana dia diperkirakan meninggal di sana. Kemalangannya ditangisi oleh orang-orang sezamannya..

Anak-anak dan keturunan

  • Pangeran Abbad. Meninggal dalam pertempuran.
  • Pangeran Arradi. Meninggal dalam pertempuran.
  • Pangeran Al-Ma'maún. Meninggal dalam pertempuran.
  • Pangeran Rashid. Putra Mahkota Taifa Seville.
  • Pangeran Al-Motab.
  • Pangeran Abu Hashem.
  • Putri Buthaina . Penyair.


Referensi

  1. ^ Sevilla Buitrago, Álvaro (2017-11-08). "Urbanismo, crisis y austeridad". Ciudades (18): 31–48. doi:10.24197/ciudades.18.2015.31-48. ISSN 2445-3943.
  2. ^ Manzano Moreno, Eduardo (2023-05-31). Córdoba and Madıˉnat al-Zahraˉ’: Topography of Power and Urban Space. Edinburgh University Press. hlm. 367–419. ISBN 978-1-3995-1612-9.
  3. ^ Rubia Barcia, J (1973). Lengua y Cultura. Madrid: Holt.
  4. ^ Castro de Zubiri, C (2001). Nosotras, las mujeres. Madrid: Revista Agustiniana.

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.